
Huma Finance melaporkan bahwa kontrak pintar versi lama V1 mereka diretas, menyebabkan kerugian sekitar 101.400 USDC. Insiden ini hanya memengaruhi kontrak V1 yang sudah usang, sementara sistem V2 yang saat ini digunakan tetap aman dan tidak terdampak. Pengguna yang hanya berinteraksi dengan platform V2 aman, namun yang memiliki eksposur ke kontrak V1 disarankan memeriksa kembali kepemilikan dan izin mereka. Proyek ini belum mengumumkan rencana penggantian atau pemulihan dana yang dicuri, dan pengguna dianjurkan mengikuti pembaruan resmi serta mempertimbangkan pencabutan izin terkait kontrak V1 yang sudah tidak digunakan untuk mengurangi risiko.