
Saham Starbucks sempat naik dari $97 ke atas $106 setelah laporan pendapatan terbaru, namun kenaikan ini dianggap hanya antusiasme sesaat, bukan tanda perbaikan berkelanjutan. Analis J.G. Collins meragukan kemampuan Starbucks untuk kembali ke jalur pertumbuhan sebelumnya, menyebut optimisme lebih berdasar janji daripada kinerja nyata. Meski ada dorongan sementara, prospek jangka panjang Starbucks tetap tidak pasti dengan tantangan dalam mempertahankan pertumbuhan pendapatan.