
Goodyear Tire & Rubber melaporkan rugi bersih $249 juta pada kuartal pertama 2026 akibat permintaan konsumen yang lemah, inflasi, dan kenaikan biaya bahan baku karena ketegangan geopolitik. Meskipun volume ban di Amerika turun 17% dan volume di EMEA serta Asia Pasifik juga menurun, perusahaan berhasil menghemat $107 juta lewat program Goodyear Forward dan mendapat manfaat dari penyesuaian tarif. Penjualan bersih turun menjadi $3,9 miliar dari $4,25 miliar tahun sebelumnya. Manajemen berencana melanjutkan penghematan biaya untuk menghadapi tekanan pasar dan menciptakan nilai jangka panjang. Rapat investor dijadwalkan 7 Mei 2026 untuk membahas hasil lebih lanjut.