
Harga minyak melonjak pada Jumat setelah bentrokan antara AS dan Iran di Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak dunia. Brent naik 2,26% ke $102,32 per barel, sementara West Texas Intermediate AS naik 2,06% ke $96,76. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran terhadap gencatan senjata yang rapuh antara kedua negara, dengan masing-masing pihak saling menyalahkan. Meski Presiden Trump menyatakan gencatan senjata masih berlaku dan serangan hanya kecil, ketidakpastian tetap ada karena Iran meninjau proposal damai AS dan AS menunda misi pengawalan kapal di wilayah tersebut. Analis memperingatkan ketegangan yang berlanjut bisa membuat pasar minyak tetap bergejolak dan harga tetap tinggi dalam waktu dekat.