
Pola historis menunjukkan Bitcoin cenderung mencapai titik terendah sekitar 875-917 hari setelah halving, menandakan siklus saat ini mungkin masih bisa turun lebih jauh. Meski naik sekitar 15% baru-baru ini, beberapa trader memperkirakan momentum akan melambat karena Bitcoin jarang mencatat kenaikan kuat tiga bulan berturut-turut saat fase bearish. Namun, data on-chain menunjukkan akumulasi besar oleh whale dan aliran ETF yang stabil, menandakan pengetatan pasokan yang bisa memicu pembalikan bullish. Penyimpangan dari siklus sebelumnya ini membuka kemungkinan bahwa titik terendah pasar sudah mulai terbentuk, berpotensi menjebak bearish dan menggeser momentum ke arah naik.