
Fluence Energy menghadapi gugatan class action atas tuduhan penipuan sekuritas setelah sahamnya turun 35% akibat dugaan penyampaian informasi palsu tentang operasi manufaktur dan kemampuan mencapai target pendapatan serta EBITDA. Gugatan menyatakan Fluence meyakinkan investor bahwa fasilitas manufaktur kontrak sudah beroperasi, padahal belum selesai atau tidak memenuhi kapasitas. Saham turun tajam setelah laporan kerugian dan keterlambatan produksi. Investor memiliki waktu hingga 27 November 2026 untuk bergabung dalam gugatan yang sedang berlangsung di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York.
Meskipun ada berita gugatan class action, harga saham Fluence Energy tetap stabil di USD 5,50 pada Pluang per 27 Oktober 2026 pukul 17.02 WIB, tanpa perubahan dalam satu hari terakhir. Kapitalisasi pasarnya sebesar $800,28 juta menunjukkan valuasi yang signifikan di sektor utilitas. Periode holding tipikal selama 7 hari di Pluang menunjukkan minat investor yang relatif jangka pendek dibandingkan dengan holding jangka panjang di sektor lain.