
Ethereum Economic Zone (EEZ), dikembangkan oleh Gnosis dan Zisk dengan dukungan Ethereum Foundation, memperkenalkan kerangka kerja yang memungkinkan panggilan kontrak lintas rantai atomik antar rollup khusus dan mainnet Ethereum dalam satu transaksi menggunakan ETH sebagai gas. Ini bertujuan mengatasi fragmentasi likuiditas dengan memperlakukan rollup sebagai ekstensi Ethereum, bukan rantai terpisah, sehingga meningkatkan komposabilitas tanpa token baru. Proyek ini mencapai tonggak dengan demo Rollup X devnet, menampilkan komposabilitas sinkron, dan merencanakan migrasi Gnosis Chain ke rollup EEZ pada musim semi 2027. Dikelola oleh organisasi nirlaba Swiss dan didukung oleh pemain DeFi utama, EEZ dapat menyederhanakan interaksi DeFi dan memperkuat peran ETH sebagai token gas dasar, meski risiko teknis dan adopsi tetap menjadi tantangan utama.
Harga GNO (Gnosis) mencapai Rp2.027.982 dengan kenaikan signifikan 4,43% dalam satu hari terakhir per 5 November 2026 pukul 06.41 WIB di Pluang, di mana seluruh aktivitas order saat ini adalah beli dan waktu tahan rata-rata 26 hari. Minat beli yang kuat ini sejalan dengan kemajuan Ethereum Economic Zone, yang melibatkan migrasi Gnosis Chain ke rollup EEZ pada musim semi 2027. Tujuan proyek untuk meningkatkan komposabilitas rollup Ethereum tampaknya memengaruhi antusiasme investor yang tercermin dalam kinerja pasar GNO.