BiayaKeamanan
Pluang+

Emas turun di bawah $4.000 karena harga minyak naik dan kekhawatiran kenaikan suku bunga.

Berita Pasar
24 Okt 2026
24/7 Wall Street
Lihat Sumber
Bearish
Emas turun di bawah $4.000 karena harga minyak naik dan kekhawatiran kenaikan suku bunga.

Harga emas turun di bawah $4.000 per ons untuk kedua kalinya tahun ini, mencapai level terendah tiga bulan akibat margin call, kenaikan harga minyak, dan meningkatnya peluang kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Penurunan ini menantang peran emas sebagai aset aman saat pasar saham turun, karena investor menjual emas untuk mendapatkan likuiditas. Harga minyak Brent melonjak di atas $117, memicu kekhawatiran inflasi dan menaikkan imbal hasil Treasury, sehingga emas menjadi kurang menarik. Keputusan suku bunga Fed dan data inflasi yang akan datang akan menentukan arah emas selanjutnya, dengan potensi rebound atau penurunan lebih lanjut.

Harga emas di Pluang diperdagangkan mendekati titik terendah 52 minggu, dengan GLD di harga USD 366,61 per 24 Oktober 2026 pukul 19.41 WIB, turun 0,65% dalam satu hari dan jauh di bawah harga tertinggi 52 minggu sebesar USD 495,90. Hal ini sangat kontras dengan lonjakan harga minyak Brent di atas USD 117 yang memicu kekhawatiran inflasi dan kenaikan imbal hasil Treasury. Sentimen investor di Pluang menunjukkan minat beli mayoritas sebesar 65%, meskipun harga emas turun, menandakan pandangan yang beragam terhadap status emas sebagai aset safe haven di tengah volatilitas pasar.

Berita Lainnya (GLD)

banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1