
Indeks Dolar AS (DXY) baru-baru ini turun ke 97,63, level terlemah sejak konflik Iran dimulai. Meski ada beberapa faktor yang biasanya mendukung penguatan dolar, mata uang ini kesulitan menguat. Kelemahan tak terduga ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan analis Wall Street tentang prospek dolar dalam jangka pendek. Investor perlu memantau perubahan peristiwa global atau data ekonomi yang dapat memengaruhi arah dolar.