
Indeks S&P 500 naik 16,75% sejak terendah pada 30 Maret, meski ada perang Iran dan penutupan Selat Hormuz yang diperkirakan akan menekan pasar saham. Konsensus pasar kini fokus pada peran kecerdasan buatan (AI) dalam menentukan hasil ekonomi, baik positif maupun negatif. Secara historis, saham mengungguli inflasi terutama saat inflasi rendah dan stabil, yang mengurangi ketidakpastian dan premi risiko, sehingga mendorong harga aset naik. Hubungan terbalik antara rasio harga/laba dan tingkat inflasi mencerminkan dinamika ini dan memengaruhi keputusan investor ke depan.