Home/Umpan Berita/Saham keamanan siber turun meski ada peretasan Binance senilai $6,3 miliar, terdampak kekhawatiran belanja AI dan teknologi Saham perusahaan keamanan siber seperti Datadog, CrowdStrike, Palo Alto Networks, dan Fortinet turun bersama saham teknologi lainnya meski terjadi peretasan kripto Binance senilai $6,3 miliar yang menyoroti pentingnya pertahanan digital. Penurunan ini dipicu kekhawatiran atas belanja besar-besaran AI oleh perusahaan teknologi besar dan upaya penyedia cloud membangun keamanan sendiri, yang menekan vendor independen. Datadog turun 12%, CrowdStrike 4%, Palo Alto 3%, dan Fortinet 3%, meski perusahaan-perusahaan ini melaporkan pertumbuhan dan permintaan yang kuat. Investor menunggu laporan keuangan dan rencana belanja hyperscaler untuk melihat apakah anggaran keamanan akan meningkat di tengah ancaman siber yang dipicu AI.
Saham Datadog turun 13,36% di Pluang per 30 Oktober 2026 pukul 23.31 WIB, dengan aktivitas jual mencapai 94%. CrowdStrike dan Palo Alto Networks juga mengalami penurunan signifikan masing-masing 5,31% dan 4,64%, sementara Fortinet justru mendapat minat beli tinggi 94% meski harga turun 3,10%. Aktivitas perdagangan ini menunjukkan kehati-hatian investor pada saham keamanan siber meski peretasan Binance senilai $6,3 miliar menyoroti pentingnya sektor ini.