
Colgate-Palmolive melaporkan kenaikan penjualan 8% pada kuartal pertama 2026, didorong oleh efek nilai tukar positif di Amerika Latin, EMEA, dan APAC. Namun, laba per saham (EPS) turun 6% akibat tekanan margin dan pertumbuhan organik hanya 2,9%. Penjualan di Amerika Utara menurun karena persaingan pasta gigi yang ketat dan biaya input yang lebih tinggi, termasuk dampak $300 juta dari Timur Tengah. Faktor-faktor ini, bersama dengan kepercayaan konsumen AS yang rendah, menunjukkan tantangan jangka pendek dan menimbulkan kekhawatiran tentang keberlanjutan tren pertumbuhan, sehingga rekomendasi tetap hati-hati.