
CEO Atlassian Mike Cannon-Brookes mengungkapkan bahwa meski sudah mengakuisisi browser bertenaga AI, hanya 4 dari 13.000 karyawan yang awalnya bisa menggunakannya karena tantangan infrastruktur keamanan. Hambatan utama adopsi AI di perusahaan adalah masalah organisasi, termasuk kekurangan talenta dan perubahan proses bisnis yang kompleks. Platform Rovo dari Atlassian berupaya mengatasi masalah ini dengan menyediakan kontrol tingkat perusahaan untuk penerapan AI. Ini menunjukkan bahwa membeli alat AI mudah, tapi mengimplementasikannya secara aman di perusahaan besar masih sulit, membuka peluang bagi platform yang membantu operasionalisasi AI dengan aman.