
CEO BlackRock Larry Fink menyatakan tidak ada gelembung AI, melainkan kekurangan energi, daya komputasi, dan chip untuk memenuhi permintaan AI. Ia mengusulkan kelas aset baru berupa pembelian futures komputasi untuk menstabilkan harga dan mendukung perusahaan teknologi menghadapi keterbatasan pasokan. Konsep ini mirip dengan derivatif komoditas seperti minyak dan listrik. Namun, ketidakpastian tetap ada karena umur perangkat keras dan manfaat adopsi AI yang belum jelas.