
Cameco, produsen uranium, akan melaporkan hasil kuartal ketiga pada 30 Oktober setelah lima kuartal berturut-turut melewatkan estimasi laba. Meski harga uranium mencapai rekor, saham perusahaan mendekati titik terendah 52 minggu, mencerminkan skeptisisme investor. Faktor utama yang perlu diperhatikan adalah kinerja produksi tambang, pemulihan di Westinghouse, dan harga kontrak jangka panjang baru. Laporan ini penting untuk melihat apakah Cameco dapat mempertahankan valuasi premiumnya di tengah tantangan operasional dan ketidakpastian pasar.
Menjelang laporan hasil kuartal ketiga Cameco pada 30 Oktober, sahamnya di Pluang diperdagangkan mendekati titik terendah 52 minggu, dengan harga USD 79,23 per 26 Oktober 2026 pukul 20.01 WIB. Saham ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,80% dalam satu hari terakhir, dengan kapitalisasi pasar sebesar $34,25 miliar dan hasil dividen 0,22%. Para investor mengamati apakah perusahaan dapat mempertahankan valuasi premiumnya di tengah tantangan operasional yang berkelanjutan.