
Harga emas sempat naik ke level tertinggi dua minggu di $4.764,01 didorong oleh pelemahan dolar AS dan turunnya harga minyak akibat harapan kesepakatan damai AS-Iran. Namun, kenaikan ini memudar setelah harga minyak kembali naik di atas $105 per barel dan imbal hasil obligasi AS meningkat karena ketidakpastian negosiasi. Para trader kini berhati-hati menanti data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis Jumat, yang dapat mempengaruhi keputusan suku bunga The Fed dan pergerakan emas selanjutnya. Pembelian emas oleh China yang konsisten tetap menjadi dukungan fundamental pasar meski ada volatilitas jangka pendek.