
S&P 500 turun 0,16% ke 7.400,96 pada Selasa akibat kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi, meski sempat mencapai rekor tertinggi awal minggu ini. Trader di Polymarket memprediksi peluang 83% indeks akan dibuka lebih tinggi pada Rabu, sambil menunggu data indeks harga produsen April dan memantau ketegangan geopolitik yang berlanjut. Laporan laba kuat dan pengeluaran AI tetap menjadi penopang pasar, sementara harga energi dan ketegangan Timur Tengah menjadi risiko bagi inflasi dan tekanan konsumen. Perusahaan besar seperti Cisco, Birkenstock, dan Alibaba dijadwalkan melaporkan laba Rabu.