BiayaKeamanan
Pluang+

Pendapatan kuartal ketiga American Airlines capai rekor meski biaya bahan bakar melonjak, rencana pasang Wi-Fi Starlink di seluruh armada.

Fundamental Perusahaan
22 Okt 2026
GlobeNewsWire
Lihat Sumber
Bullish
Pendapatan kuartal ketiga American Airlines capai rekor meski biaya bahan bakar melonjak, rencana pasang Wi-Fi Starlink di seluruh armada.

American Airlines mencatat pendapatan rekor sebesar $16,3 miliar pada kuartal ketiga 2026, naik 19,3% dibanding tahun sebelumnya, didorong oleh permintaan kuat dan pertumbuhan layanan premium. Meski biaya bahan bakar naik $1,9 miliar akibat harga yang tinggi, maskapai ini berhasil mempertahankan biaya unit yang kompetitif dan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan berlanjut di kuartal keempat. Investasi pada pengalaman pelanggan, termasuk pemasangan Wi-Fi Starlink di seluruh armada dan perluasan kursi premium, mendukung strategi untuk memulihkan profitabilitas dan meningkatkan layanan. Perusahaan juga memperkirakan pertumbuhan jaringan melambat pada 2027 karena harga bahan bakar tinggi, namun tetap fokus pada efisiensi dan pengembangan program loyalitas.

Saham American Airlines Group Inc (AAL) diperdagangkan pada harga USD 11,94 di Pluang per 22 Oktober 2026 pukul 18.12 WIB, turun 2,41% dalam sehari. Kapitalisasi pasar saham ini mencapai $8,10 miliar, mencerminkan sentimen investor terkait kenaikan biaya bahan bakar dan pengumuman pendapatan rekor. Volume perdagangan tetap tinggi dengan lebih dari 76 juta saham diperdagangkan, sementara waktu tahan rata-rata di Pluang adalah 59 hari, menunjukkan keterlibatan investor yang sedang.

Berita Lainnya (AAL)

American Airlines perkirakan kerugian lebih besar meski pendapatan rekor karena biaya bahan bakar melonjak

American Airlines perkirakan kerugian lebih besar meski pendapatan rekor karena biaya bahan bakar melonjak

American Airlines memproyeksikan kerugian lebih dalam tahun ini, dengan perkiraan rugi disesuaikan antara $1 hingga $1,60 per saham, memburuk dari perkiraan sebelumnya yang hanya rugi hingga 65 sen per saham. Hal ini terjadi meski pendapatan kuartal ...

Fundamental Perusahaan
Bearish
4 jam lalu
Saham United Airlines naik 6% karena proyeksi pendapatan rekor meski biaya bahan bakar naik

Saham United Airlines naik 6% karena proyeksi pendapatan rekor meski biaya bahan bakar naik

Saham United Airlines melonjak 6% setelah perusahaan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan Q4 melebihi 20% secara tahunan, didorong oleh permintaan kuat dan layanan premium. Meskipun biaya bahan bakar yang tinggi menekan laba, investor optimistis den...

Berita Pasar
Bullish
20 jam lalu
Biaya bahan bakar jet naik menantang Southwest dan American Airlines meski pendapatan kuat.

Biaya bahan bakar jet naik menantang Southwest dan American Airlines meski pendapatan kuat.

Southwest dan American Airlines menghadapi kenaikan biaya bahan bakar jet karena harga Brent mencapai $110 per barel, memengaruhi laba mereka meski permintaan penumpang dan pertumbuhan pendapatan mendekati 18%. Southwest melampaui ekspektasi dengan E...

Fundamental Perusahaan
Netral
1 hari lalu
FAA setujui sertifikasi Boeing 737 Max 10 setelah penundaan bertahun-tahun.

FAA setujui sertifikasi Boeing 737 Max 10 setelah penundaan bertahun-tahun.

FAA resmi mengesahkan Boeing 737 Max 10, model terbesar dalam keluarga 737 Max, setelah tertunda bertahun-tahun akibat masalah keselamatan dan revisi teknis. Sertifikasi ini penting bagi Boeing, memungkinkan maskapai seperti Alaska, American, United,...

Berita Pasar
Bullish
1 hari lalu
Saham American Airlines naik 5% seiring harga minyak turun jelang laporan laba Q3

Saham American Airlines naik 5% seiring harga minyak turun jelang laporan laba Q3

Saham American Airlines naik 5%, mengungguli United dan Delta, karena harga minyak turun yang mengurangi beban biaya bahan bakar. Maskapai ini akan melaporkan laba Q3 2026 dengan perkiraan rugi, tapi pertumbuhan pendapatan dan permintaan yang kuat bi...

Fundamental Perusahaan
Bullish
2 hari lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1