Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Blog

Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Investasikan Danamu di Saham Blue Chip
shareIcon

Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Investasikan Danamu di Saham Blue Chip

21 Nov 2019, 8:08 AM·READING_TIME
shareIcon
Kategori
Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Investasikan Danamu di Saham Blue Chip

Saham blue chip adalah saham yang berasal dari perusahaan terkenal dan mapan. Saham blue chip terbaik ada pada perusahaan yang memiliki kinerja kuat dan rutin membayarkan dividen kepada pemilik saham.

Jika dilakukan dengan benar, investasi memiliki sedikit kesamaan dengan perjudian. Istilah “saham blue-chip” sendiri bahkan sebenarnya meminjam dari istilah di permainan poker.

Selain saham blue chip, jenis ini dikenal pula dengan istilah Big Caps atau juga dengan kata Saham Unggulan. Di Bursa Efek Indonesia, saham ini merupakan saham dari perusahaan yang menggerakkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Meski tidak ada definisi formal dari saham blue-chip, perusahaan-perusahaan dengan saham ini memiliki reputasi baik, yang stabil dan mapan. Perusahaan-perusahaan dengan saham blue chip terbaik ini umumnya perusahaan dengan nama besar di sektor industri mereka. 

Investor mengandalkan saham blue chip terbaik perusahaan-perusahaan ini karena keandalannya. Bagi para investor, saham blue chip adalah investasi yang sangat mengandalkan reputasi baik perusahaan.

Baca juga: Perusahaan Incaranmu Melantai di Bursa Saham? Ini Tips dan Trik Membeli Saham IPO

Saham blue chip adalah saham yang bergantung pada kinerja baik perusahaan

Pikirkan saham blue chip selayaknya seseorang yang kamu bawa pulang menemui orang-orang di rumah: ia adalah saham yang memberikan kesan baik dan performa yang mendukungnya. Stabil, bertanggung jawab, dan andal.

Perusahaan-perusahaan blue-chip telah membuktikan diri mereka dalam masa-masa baik dan buruk. Saham-saham ini memiliki sejarah kinerja yang solid. Saham blue chip adalah saham yang kinerjanya dilihat dari hal-hal berikut ini:

#1 Kapitalisasi pasar yang besar

Kapitalisasi pasar adalah penentu ukuran dan valuasi perusahaan. Saham-saham blue chip kerap merupakan saham-saham berkapitalisasi besar, yang biasanya berarti mereka memiliki penilaian pasar sebesar USD10 M atau lebih.

#2 Sejarah pertumbuhan

Saham blue chip terbaik memiliki sejarah yang kuat dalam pertumbuhan yang berkelanjutan bagi perusahaan. Sejarah kinerja ini juga berkaitan dengan prospek masa depan yang baik. Mereka mungkin saja tidak mencolok seperti saham di sektor teknologi yang tumbuh cepat, tapi umumnya perusahaan-perusahaan ini telah mapan.

#3 Komponen indeks pasar

Saham-saham blue-chip berada dalam indeks pasar utama seperti S&P 500, Dow Jones Industrial Average dan/atau Nasdaq 100. Di Indonesia, indeks ini bisa diperhatikan dari closing price emiten di Bursa Efek Indonesia.

#4 Dividen

Tidak semua saham blue-chip membayar dividen, tetapi banyak pula yang melakukannya. Dividen adalah pembayaran reguler yang dilakukan kepada investor dari pendapatan perusahaan. Perusahaan-perusahaan yang membayar dividen umumnya sudah matang, yang berarti mereka mungkin tidak perlu lagi menginvestasikan pendapatan sebanyak-banyaknya pada pertumbuhan perusahaan semata.

Baca juga: Selain Saham Apple, Ini 10 Saham Terbesar Milik Warren Buffett

Kenapa berinvestasi pada saham blue chip?

saham blue chip terbaik

Diversifikasi adalah kunci ketika berinvestasi. Ini berarti kamu dapat berinvestasi di sektor yang luas. Kamu bisa mulai berinvestasi pada saham blue chip di banyak sektor bisnis.

Saham blue chip populer di kalangan investor karena keandalannya. Diversifikasi membantumu menyebarkan dana di banyak jenis perusahaan, dan ketika kamu melakukannya untuk saham blue chip, maka itu akan memperkuat diversifikasimu.

Ketika melakukan diversifikasi, kamu dapat membeli saham perusahaan dari berbagai jenis kapitalisasi pasar, lokasi geografis, maupun industri tertentu. Untuk menghindari risiko dari diversifikasi ini, saham blue chip adalah pilihan aman.

Saham blue chip adalah saham yang menunjukkan sejarah kinerja perusahaan yang mampu menghadapi berbagai keadaan buruk dan mampu untuk terus beroperasi.

Investor yang baik juga umumnya menilai keuntungan menanam saham blue chip dari dividen saham yang dibagikan oleh perusahaan. Saham blue chip terbaik adalah saham yang memberikan dividen yang teratur dan rutin bagi pemegang saham karena ini menunjukkan kinerja perusahaan yang andal dan terus bertumbuh.

Baca juga: Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!

Beberapa saham blue chip terbaik di Indonesia

Nilai kapitalisasi yang besar di bursa efek adalah apa yang disoroti dari saham blue chip. Menurut para ahli di bidang investasi saham, saham ini lebih aman untuk berinvestasi dibandingkan saham lain.

Saham blue chip memiliki nilai fundamental sangat kuat dari segi finansial dan manajemen sehingga secara teratur membagikan dividen dengan nilai memuaskan.

Beberapa contoh saham blue chip di BEI, di antaranya dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Astra International Tbk (ASII), PT Unilever Tbk (UNVR), Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Di Indonesia, ada 45 perusahaan yang dapat dikatakan sebagai perusahaan dengan saham blue chip terbaik. Selanjutnya, mereka dikenal sebagai saham dengan indeks LQ45.

Dalam indeks ini, perusahan yang masuk dalam daftar akan dievaluasi berkala tiap enam bulan sekali. Perusahaan tersebut akan diberi peringkat atau benchmark dalam evaluasi berkala tersebut.

Harga saham blue chip ini memang tergolong lebih mahal, tetapi nilai atau keuntungan yang diperoleh pemegang saham terbilang besar atau sebanding dengan dividen yang secara teratur diberikan oleh perusahaan. Atau bahkan apabila pemegang saham kemudian berniat untuk menjual kembali sahamnya.

Sumber: Nerd Wallet, Koinworks, Duwitmu

Simak juga:

Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

Ditulis oleh
channel logo

Dewi Kharisma

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Artikel Terkait

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1