Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Snapshot: BTC Diramal Sentuh US$100.000, Coca-Cola Punya Prestasi Baru
shareIcon

Pluang Snapshot: BTC Diramal Sentuh US$100.000, Coca-Cola Punya Prestasi Baru

25 Apr 2023, 3:27 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Snapshot: BTC Diramal Sentuh US$100.000, Coca-Cola Punya Prestasi Baru

Selamat siang, Sobat Cuan! BTC diramal sentuh US$100.000 hingga Coca-Cola torehkan prestasi keuangan, semua terangkum di Pluang Snapshot berikut!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

1. Coca-Cola Cetak Prestasi Keuangan ‘Manis’ di Triwulan I 2023

Produsen minuman ringan The Coca-Cola Company berhasil mencetak performa keuangan yang menggembirakan sepanjang kuartal I 2023 yang didorong oleh kenaikan permintaan global dan kenaikan harga produk.

Secara lebih rinci, pada kuartal lalu, perusahaan membukukan pendapatan US$10,98 miliar atau tumbuh 5% dari US$10,49 miliar di kuartal yang sama tahun lalu. Angka ini pun melampaui ekspektasi analis yakni US$10,8 miliar.

Selain itu, perseroan juga mencetak laba bersih US$3,11 miliar di kuartal I 2023, membaik 12% dari US$2,78 miliar setahun sebelumnya. Alhasil, Coca-Cola pun membukukan laba per saham sebesar US$0,68 di triwulan lalu atau tumbuh 5% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini pun lebih baik dari estimasi analis yakni US$0,64.

Prestasi ini pun membuat perusahaan optimistis dapat mencetak pertumbuhan pendapatan organik sebesar 7% hingga 8% di sepanjang 2023. Selain itu, perseroan juga berharap bisa mengerek laba per saham 4% hingga 5% di waktu yang sama.

Coca-Cola menilai, hal tersebut bisa dicapai menimbang tingkat inflasi tahun ini yang diperkirakan hanya akan mencapai satu digit saja dan nilai tukar Dolar AS yang diramal akan tetap stabil.

Transaksi Saham Coca-Cola di Sini!

2. Walt Disney Kembali Pecat Karyawan di Pekan Ini

Perusahaan hiburan global Walt Disney Co. pada Senin (24/4) telah memulai proses pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawainya. Hal ini merupakan bagian dari upaya perusahan untuk mengefisiensikan biaya operasionalnya sebesar US$5,5 miliar di tahun ini, yang sempat diumumkan CEO Walt Disney Bob Iger awal tahun lalu.

Menurut seorang sumber kepada Bloomberg, Walt Disney akan memulai pemecatan karyawan bagian produksi di kanal olahraga ESPN pada pekan ini. Nantinya, on-air talent kanal tersebut pada gilirannya akan mengalami PHK atau menerima pemotongan gaji pada pertengahan tahun mendatang.

Ini merupakan gelombang kedua pemecatan yang dilakukan perusahaan sepanjang 2023 setelah memangkas sejumlah karyawan pada Maret lalu. Jika ditotal dengan aksi PHK pekan ini, maka Walt Disney telah melepaskan 4.000 pekerja dalam kurun dua bulan saja.

Transaksi Saham Walt Disney di Sini!

3. Johnson & Johnson Siap Himpun Dana Segar Lewat ‘Spinoff’ Anak Usaha

Perusahaan farmasi Johnson & Johnson berniat untuk melakukan pemisahan (spinoff) terhadap unit bisnis produk kesehatannya, seperti Tylenol, Listerine, dan Neutrogena, dengan membentuk unit usaha bernama Kenvue Inc. dan sekaligus menawarkan saham perusahaan baru tersebut ke bursa saham (IPO). Perseroan menempuh langkah ini demi menggaet pendanaan segar hingga mencapai US$3,5 miliar.

Rencananya, dalam penawaran umum perdananya, Kenvue Inc. akan melepas 151 juta saham dengan harga US$20 hingga US$23 per lembarnya. 

Jika hal itu terealisasi, maka (IPO) Kenvue Inc. akan menjadi penawaran umum perdana terbesar di pasar modal AS sejak IPO produsen mobil listrik Rivian Co. dengan nilai US$13,7 miliar pada 2021 silam.

Transaksi Saham Johnson & Johnson di Sini!

4. BTC Diramal Sentuh US$100.000 di Akhir 2023

Salah satu bank top global Standard Chartered, dalam laporan terbarunya, menyebut bahwa harga Bitcoin (BTC) berpotensi menyentuh US$100.000 di akhir tahun ini. 

Standard Chartered pun mengungkap sejumlah alasan di balik proyeksi tersebut. 

Pertama, lembaga itu menilai bahwa krisis likuiditas yang melanda perbankan AS akan mendorong sebagian nasabah lembaga jasa keuangan konvensional untuk beralih ke aset-aset terdesentralisasi. Kedua, dari sisi makroekonomi, The Fed kemungkinan akan menyudahi kebijakan moneter ketat menyusul tingkat inflasi AS yang kian melandai.

Transaksi BTC di Sini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Download Aplikasi Pluang di Sini!

Ditulis oleh
channel logo

Marco Antonius

Right baner

Marco Antonius

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang snapshot
Pluang Snapshot: Amazon Rilis Kartu Kredit, Saham Nikola 'Terjepit'
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1