Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Snapshot: Bos The Fed Melunak, Produksi iPhone Kian 'Terkoyak'
shareIcon

Pluang Snapshot: Bos The Fed Melunak, Produksi iPhone Kian 'Terkoyak'

1 Dec 2022, 8:05 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Snapshot: Bos The Fed Melunak, Produksi iPhone Kian 'Terkoyak'

Selamat sore, Sobat Cuan! Bos The Fed sinyalkan perlambatan laju bunga acuan hingga pendiri FTX akhirnya tampil di hadapan publik, semua terangkum di Pluang Snapshot!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

Bos The Fed Isyaratkan Perlambatan Laju Suku Bunga

Ketua The Fed Jerome Powell memberi sinyal bahwa The Fed kemungkinan akan memperlambat laju kenaikan bunga acuan bulan ini. Niatan itu tersirat dalam teks pidato Powell saat memberikan pernyataan di Brookings Institution, Washington DC, AS pada Rabu (30/11).

Kendati demikian, Powell juga masih menekankan pentingnya mengerek suku bunga acuan demi meredam inflasi AS. Berdasarkan pernyataan itu, analis pun kemudian meramal The Fed akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin pada bulan ini, lebih rendah 25 basis poin ketimbang kenaikan bulan lalu.

Pernyataan tersebut sukses menggairahkan kinerja pasar saham AS, di mana nilai indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing terbang 3,09% dan 4,41% kemarin. Apakah sentimen tersebut bakal menjadi berkah lagi bagi saham AS hari ini?

Baca Juga: Pluang Snapshot: Manufaktur China Lesu, Brasil Siapkan Aturan Kripto Baru

Apple Disebut Bakal Kesusahan Produksi iPhone

Raksasa teknologi Apple Inc diramal masih akan kesulitan untuk memproduksi iPhone Pro lantaran pembatasan sosial ketat (lockdown) masih berlangsung di fasilitas perakitan utamanya di kota Zhengzhou, China.

Sejatinya, otoritas kota Zhengzhou sudah mengakhiri kebijakan pembatasan sosial di wilayah urbannya pada Selasa (29/11). Hanya saja, pengelola kawasan industri lokasi pabrik iPhone di Zhengzhou, Hon Hai Precision Industry, masih memberlakukan restriksi sosial ketat di dalamnya.

Sebelumnya, Apple diprediksi mengalami kekurangan produksi iPhone seri Pro sebanyak 6 juta unit dari China akibat kebijakan lockdown dan gelombang unjuk rasa yang dilakukan pekerja pabrik tersebut. Apakah kabar ini bakal menghantui langkah saham Apple hari ini?

Transaksi Saham Apple di Sini!

Pendiri FTX Akhirnya Tampil ke Publik Setelah Digoyang Krisis Likuiditas

Pendiri FTX Sam Bankman-Fried akhirnya tampil ke publik untuk pertama kalinya sejak drama krisis likuiditas platform exchange tersebut bikin geger satu jagat kripto.

Melalui sebuah siaran video di perhelatan New York Times DealBook Summit kemarin, ia mengaku gagal memimpin FTX dan menyesal tidak pernah fokus pada aspek manajemen risiko perusahaan dan perlindungan konsumen.

Namun, di kesempatan yang sama, ia juga menyanggah tuduhan bahwa ia telah melakukan aksi penipuan atau kecurangan melalui FTX. "Saya tidak pernah mencoba untuk menipu siapapun [melalui FTX]," ujarnya.

BI Rilis Dokumen Pengembangan Rupiah Digital

Bank Indonesia (BI) merilis dokumen pengembangan (whitepaper) Rupiah digital. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, rencana yang dijuluki Proyek Garuda tersebut bisa menjadi tanda kesiapan Indonesia untuk menyusul negara lain yang mengadopsi mata uang digital.

Sekadar informasi, Rupiah digital akan memiliki peran dan fungsi yang sama dengan Rupiah yang sudah beredar. Selain itu, niatan ini merupakan bentuk upaya penghindaran risiko dari mata uang digital terbitan pihak swasta.

Italia Akan Pungut Pajak Kripto

Italia berencana menerapkan pajak capital gain sebesar 26% untuk setiap laba yang didapat dari transaksi aset kripto mulai awal 2023 mendatang. Agenda itu terungkap dari dokumen rencana anggaran Italia 2023 yang diajukan dewan legislatif negara tersebut.

Menurut proposal beleid tersebut, pajak kripto hanya akan dibebankan bagi laba di atas 2.000 Euro. Di samping itu, subjek pajak memiliki kesempatan untuk mendeklarasikan kelolaan aset kriptonya hingga 1 Januari 2023 mendatang. Mereka yang sudah mengungkap data asetnya sebelum tenggat waktu "hanya" akan dibebani tarif pajak 14%.

Baca Juga: Pluang Snapshot: Produksi iPhone Macet, Platform BlockFi Sedang Mumet

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Download Aplikasi Pluang di Sini!

Ditulis oleh
channel logo

Marco Antonius

Right baner

Marco Antonius

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang snapshot
Pluang Snapshot: Amazon Rilis Kartu Kredit, Saham Nikola 'Terjepit'
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1