Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Kripto Kompak Tampil Keren, WAVES Bahkan Terbang 80%!

Selamat pagi, Sobat Cuan! Pasar saham Amerika Serikat (AS) berhenti beroperasi, namun kondisi pasar kripto tak kalah menariknya, lho! Yuk, simak ulasannya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Bursa saham Wall Street libur karena Memorial Day yang jatuh pada tanggal 30 Mei 2022.
  • Namun, di pekan ini, pelaku pasar akan mengantisipasi perilisan data ketenagakerjaan terbaru AS (Non-Farm Payrolls) dan indeks jasa dan manufaktur ISM. 
  • Selain itu, pelaku pasar juga menunggu hasil pelaporan keuangan beberapa emiten seperti Salesforce.com, Helmerich and Payne Inc, dan Victoria's Secret & Co.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Investor Lagi Nafsu, Kripto & IHSG Kompak 'Bulan Madu'

Aset Kripto

  • Pasar aset kripto masih diliputi suasana gembira. Pasalnya, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat masih sukses bertahan di zona hijau. Bahkan, pertumbuhannya pun terbilang fantastis.
  • Nilai Bitcoin (BTC), contohnya, sukses loncat 7,49% dalam sehari terakhir dan kini bertengger di US$31.548 per keping. Ether (ETH) pun mengekor dengan tumbuh 10,03% ke US$1.989,31 di waktu yang sama.
  • Altcoin lainnya pun tak kalah pamer performa terbaiknya. Nilai Binance Coin (BNB), Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) kompak terbang di atas 5%. Sementara itu, nilai Avalanche (AVAX) ngebut 10,06% di saat bersamaan.
  • Namun, di antara seluruh aset kripto utama, Cardano (ADA) terlihat paling ngegas lantaran membukukan pertumbuhan nilai 21,19% dalam sehari terakhir.
  • Hal ini terjadi pasca Cardano mencetak rekor transaksi harian di jaringannya sebesar US$9,54 miliar pada Minggu (29/5). Selain itu, jaringan juga telah mencatat tonggak sejarah baru karena telah "mencetak" 5 juta aset native.
  • Secara umum, pelaku pasar memang sedang bergairah untuk masuk ke pasar aset berisiko. Sebagai buktinya, tak hanya performa pasar kripto saja yang terlihat tokcer, namun juga bursa AS dan bursa Asia.
  • Optimisme pelaku pasar dipicu oleh keyakinan bahwa harga aset-aset berisiko, termasuk kripto, sudah mencapai titik bottom. Sehingga, pelaku pasar pun getol mendorong harga aset kripto untuk menembus level resistance-nya.
  • "Memang, BTC telah menembus level US$30.000. Hanya saja, BTC perlu melakukan retest di posisi US$29.300 untuk memastikan bahwa reli bisa berlanjut seterusnya," ujar analis GlobalBlock Marcus Sotiriou seperti dikutip Coindesk.
  • Di samping itu, dari sisi makroekonomi, pelaku pasar bisa sedikit bernapas lega karena The Fed diramal akan mengerem kebijakan moneternya yang agresif.
  • Potensi itu terbuka lebar setelah inflasi AS versi pengeluaran individu (Personal Consumption Expenditure/PCE) melandai dan taksiran Biro Analisis Ekonomi AS ihwal pertumbuhan ekonomi AS kuartal I yang berada di zona negatif.
  • Asal tahu saja, beberapa analis kini menemukan bahwa sentimen makroekonomi sangat mempengaruhi tindak-tanduk investor institusi di bursa kripto.
  • Namun, bintang utama pasar kripto kali ini jatuh ke Waves (WAVES) yang nilainya tumbuh 81,85% dalam sehari terakhir. Hal ini terjadi setelah protokol merilis peta jalan perbaikan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang dijuluki Waves DeFi Revival Master Plan.
  • Tak hanya itu, terdapat pula nilai Origin Protocol (OGN) yang tumbuh 26,93% dalam 24 jam terakhir.

Emas

  • Harga emas di pasar spot bertengger di US$1.847 per ons pada pukul 08.42 WIB, melemah tipis dibanding kemarin US$1.851 per ons.
  • Nilai sang logam mulia melandai setelah dua musuh sengitnya, nilai Dolar AS dan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS, tiba-tiba kembali perkasa sehari terakhir.
  • Asal tahu saja, penguatan nilai Dolar AS akan membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi pelaku pasar yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut. Sehingga, permintaan emas pun akhirnya tertahan.
  • Sementara itu, kenaikan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS akan membuat opportunity cost dalam menggenggam emas menjadi lebih mahal.

Baca juga: Pasar Sepekan: Altcoin Babak Belur Kala Saham AS & IHSG Kian Subur!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 90 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait