pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

10.4K

Pluang Pagi: Awali Pekan, Aset Kripto Ngebut Gak Ada Lawan!

Selamat pagi, Sobat Cuan! Tak terasa sudah kembali menginjak awal pekan. Nah, memulai kegiatanmu pagi ini, yuk simak rangkuman kinerja pasar pagi ini di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Ketiga indeks saham Amerika Serikat (AS) bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Jumat (25/3). Nilai S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) masing-masing tumbuh 0.49% dan 0,44%, sementara indeks Nasdaq melorot 0,16% di waktu yang sama.
  • Nilai indeks S&P 500 dan DJIA sukses melaju ke zona hijau berkat performa apik saham sektor finansial.
  • Pada akhir pekan lalu, saham sektor jasa keuangan berkinerja moncer setelah tingkat imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun menyentuh 2,5%. Hal ini terjadi setelah pelaku pasar meyakini bahwa bank sentral AS The Fed bakal mengerek suku bunganya dengan agresif pada pertemuan FOMC berikutnya.
  • Sekadar informasi, kenaikan suku bunga acuan akan mengerek suku bunga kredit ke depan. Sehingga, perbankan punya kesempatan untuk mendongkrak margin bunga bersihnya.
  • Namun, indeks Nasdaq tak berhasil selamat karena investor telat untuk mengoleksi saham-saham kategori tersebut mumpung harganya sedang murah (buy the dip). Ya, mereka justru melakukan aksi tersebut menjelang penutupan perdagangan. Meski demikian, aksi ini menjadi bukti bahwa pelaku pasar mengabaikan rencana super hawkish The Fed.

Baca juga: Kabar Sepekan: Jumlah Fans Kripto RI Menggila, Luhut 'Bete' dengan Tesla!

Aset Kripto

  • Aset kripto masih menunjukkan keperkasaannya pada Senin pagi. Melansir Coinmarketcap pukul 07.55 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar masih betah nongkrong di zona hijau.
  • Nilai Bitcoin (BTC) bertengger di US$46.882,38 per keping alias tumbuh 4,94% dibanding sehari sebelumnya. Nilai Ether (ETH) pun mengekor dengan bercokol di US$3.288,5 atau naik 4,42% dibanding kemarin.
  • Altcoin lainnya pun seolah tak mau kalah menunjukkan performa gemilangnya. Nilai XRP menanjak 2,67% dalam sehari terakhir, sementara nilai Cardano (ADA), Solana (SOL), dan Terra (LUNA) masing-masing menjulang 2,26%, 3,66%, dan 2,54% di waktu yang sama.
  • Tak ketinggalan, terdapat pula Polkadot (DOT) dan Avalanche (AVAX) yang naik masing-masing 7,31% dan 3,32% dalam 24 jam terakhir.
  • Analis berpendapat, mekarnya nilai aset kripto pagi ini disebabkan oleh ulah pelaku pasar yang melakukan aksi borong demi memompa harga aset kripto mumpung volume perdagangan di akhir pekan sedang rendah.
  • "Jadi, volume trading di akhir pekan jadi lebih besar dari biasanya karena buyers berjibaku mengubah area resistance menjadi support," jelas CEO BitBull Capital, Joe DiPasquale, seperti dikutip Coindesk.
  • Selain itu, menurutnya, apiknya kinerja pasar kripto pagi ini membuktikan bahwa aset kripto masih bisa bertahan di tengah lontaran komentar hawkish The Fed dan eskalasi konflik Rusia dan Ukraina.
  • Bintang utama pasar kripto pagi ini adalah Holo (HOT) yang nilainya meroket 34,45% dalam sehari terakhir. Hal ini terjadi pasca sang pengembang, Holochain, merilis peta jalan pengembangan jaringannya pada akhir pekan lalu.
  • Selain HOT, terdapat pula Filecoin (FIL) yang nilainya terbang 24,15% di waktu yang sama.

Emas

  • Harga emas di pasar spot bercokol di US$1.953,46 per ons pada pukul 08.16 WIB, melemah dibanding US$1.961,60 per ons.
  • Kilau sang logam mulia pudar setelah pelaku pasar nampaknya kembali selera berkubang di pasar aset berisiko.
  • Selain itu, pelaku pasar juga perlahan melepas emas setelah yield obligasi pemerintah AS terus menanjak. Sekadar informasi, kenaikan tingkat imbal hasil pemerintah akan meningkatkan opportunity cost menggenggam emas. Sehingga, investor akan merasa kurang cuan dalam mengoleksi sang logam mulia. Terlebih, emas tidak menghasilkan imbal hasil secara periodik.

Baca juga: Pasar Sepekan: Selera Risiko Investor Kembali, Saham AS & Kripto Punya Nyali!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES