Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 4 menit

View

0

Pluang Pagi: Rusia Kasih Sinyal Damai, Koin Metaverse Makin Aduhai

Selamat pagi, Sobat Cuan! Wah tak terasa sudah memasuki pertengahan pekan, ya. Nah, untuk menemani aktivitasmu pagi ini, yuk simak rangkuman kinerja pasar Rabu pagi (16/2) ini dalam Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

Trio indeks saham Amerika Serikat (AS) kompak tancap gas pada sesi perdagangan Selasa (15/2). Nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) lompat 1,2%, sementara nilai indeks S&P 500 dan Nasdaq sukses melompat lebih tinggi masing-masing sebesar 1,6% dan 2,8%.

Pelaku pasar mulai kembali selera merangsek masuk pasar aset berisiko setelah tensi geopolitik antara Ukraina dan Rusia mulai mereda.

Kemarin, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia "tentu saja" tak mau menginvansi Ukraina. Sehingga, pemerintahnya akan menempuh jalur diplomasi dengan negara-negara barat demi mencari solusi atas krisis keamanan Ukraina. Putin hanya meminta jaminan dari AS dan sekutunya untuk tidak memperbolehkan Ukraina bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), yang dianggapnya sebagai ancaman bagi Rusia.

Hanya saja, Presiden AS Joe Biden agak sangsi dengan melunaknya sikap Rusia tersebut. Ia mengatakan bahwa Rusia masih punya kemungkinan untuk menyerang Ukraina sekaligus menekankan bahwa AS, beserta NATO, seharusnya bukanlah ancaman bagi Rusia.

Kabar tersebut tentu menjadi pertanda bahwa ketidakpastian ekonomi ke depan akibat tensi geopolitik mulai memudar. Imbasnya, ada potensi bahwa pertumbuhan ekonomi ke depan bakal tetap ajeg.

Nah, sentimen tersebut menjadi angin segar bagi saham-saham raksasa teknologi berkategori growth stocks. Maklum, saham growth stocks akan berkinerja mulus di kala pertumbuhan ekonomi stabil. Tak heran jika kemudian saham Apple, Amazon, Microsoft, Alphabet, dan Meta Platforms berhasil mendarat di zona hijau kemarin.

Baca juga: 7 Risiko Utama Investasi Saham

Aset Kripto

Tak hanya indeks Wall Street, aset kripto pun tersenyum semringah pagi ini. Sebab, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat berhasil nangkring di zona hijau dalam sehari terakhir berdasarkan data Coinmarketcap pukul 07.58 WIB.

Nilai Bitcoin (BTC) kini bertengger di US$44.230,38 per keping atau naik 3,96% dibanding sehari sebelumnya. Langkahnya diikuti oleh Ether (ETH) yang nilainya tumbuh 8,22% ke US$3.159,81 per keping di waktu yang sama.

Altcoin lainnya pun tak mau ketinggalan "balas dendam". Nilai Binance Coin (BNB), XRP, dan Cardano (ADA) masing-masing melonjak 6,62%, 5,44%, dan 4,65% dalam 24 jam terakhir. Sementara nilai Solana (SOL), Terra (LUNA), dan Dogecoin (DOGE) melesat 6,84%, 4,65%, dan 3,65% di waktu yang sama.

Faktor pendorong pasar kripto pagi ini sama seperti pasar modal AS, yakni kembalinya selera investor untuk membenamkan dana di pasar aset berisiko akibat "darah tinggi" Rusia perlahan normal. 

Kendati demikian, beberapa analis justru menganggap bahwa tokcernya pasar kripto hari ini bukan pertanda bahwa aset kripto akan reli dalam jangka panjang.

Analis Senior OANDA Edward Moya mengatakan, pelaku pasar mungkin akan kembali menghindari pasar kripto gara-gara mengantisipasi kebijakan hawkish The Fed.

Apalagi menurutnya, sinyal agresif The Fed dalam mengerek suku bunga acuannya kian kentara setelah Indeks Harga Produsen (IHP) AS tumbuh 9,8% pada Januari. Data ini menjadi indikasi bahwa inflasi masih akan terus melukai ekonomi AS dan The Fed pasti akan meresponsnya dengan mengetatkan kebijakan moneternya.

Implikasinya, pelaku pasar untuk akan kembali menghindari risiko dengan mengalihkan uangnya dari pasar kripto ke pasar aset yang lebih aman.

Pendapat Moya juga didukung oleh laporan Arcane Research yang mengatakan bahwa sentimen investor kripto di dalam indeks Fear and Greed kerap berfluktuasi dalam beberapa waktu ke belakang.

Terlebih, secara teknikal, harga BTC hanya bergerak di antara titik support US$42.000 dan resistance US$46.000 beberapa waktu terakhir. Menurutnya, aktivitas pasar akan kembali kencang jika BTC sukses menembus level resistance tersebut.

Beralih ke topik lainnya, koin Metaverse sepertinya menguasai panggung aset kripto pagi ini. Tengok saja nilai Decentraland (MANA), Enjin Coin (ENJ), dan The Sandbox (SAND) yang nilainya masing-masing terbang 16,92%, 12,08%, dan 7,95% dalam sehari terakhir.

Hal ini terjadi setelah banyak korporasi mulai mengadopsi Metaverse. Setelah McDonald's mengumumkan bakal membuka restoran di Metaverse, kini giliran investment bank JPMorgan yang membuka "cabang" di dunia maya tersebut.

Emas

Harga emas di pasar spot bercokol di US$1.852,08 pada pukul 08.19 WIB, melorot 1,03% dibanding sehari sebelumnya.

Kilau sang logam mulia meredup setelah pelaku pasar mulai kembali doyan menggenggam aset berisiko seiring meredanya tensi geopolitik Rusia dan Ukraina.

Untungnya, beberapa pelaku pasar masih memborong emas demi melindungi kekayaannya dari inflasi AS yang diproyeksi bakal makin ngambek. Hal ini lumrah saja mengingat emas sedari dulu dikenal sebagai aset pelindung kekayaan yang efektif dalam menghalau inflasi.

Baca juga: 7 Keuntungan Investasi Emas

Dolar AS

Nilai indeks Dolar AS bertengger di 96,01 pada pukul 08.24 WIB, turun tipis dibanding sehari sebelumnya 96,22.

Luluhnya nilai sang aset greenback pun masih terkait dengan pupusnya selera investor dalam menggenggam aset safe haven. Penyebabnya, apalagi kalau bukan tensi geopolitik Ukraina dan Rusia yang mereda.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang.

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait