Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Pagi: Saham AS & IHSG Kian Kinclong, Dolar AS Makin Amsyong
shareIcon

Pluang Pagi: Saham AS & IHSG Kian Kinclong, Dolar AS Makin Amsyong

15 Oct 2021, 2:05 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Pagi: Saham AS & IHSG Kian Kinclong, Dolar AS Makin Amsyong

Mengawali Jumat (15/10) pagi, Sobat Cuan bisa menyimak rangkuman kinerja pasar dalam Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

Ketiga indeks saham AS terlihat bernasib mujur pada perdagangan Kamis (14/10). Nilai indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite kompak naik 1,7% sepanjang sesi perdagangan, sementara nilai Dow Jones Industrial Average nyelip 1,6%.

Kinerja trio indeks saham AS makin cantik setelah hasil pelaporan keuangan emiten-emiten pasar modal (earnings season) negara Paman Sam tersebut terpantau apik. Di sektor keuangan, misalnya, pertumbuhan pendapatan Bank of America, Morgan Stanley, dan Citigroup mampu melebihi ekspektasi analis.

Performa ketiga indeks saham Wall Street juga makin ciamik akibat melesatnya nilai saham produsen chip semikonduktor. Hal itu disebabkan oleh hasil laporan keuangan yang mantap serta permintaan yang diramal tetap kinclong hingga akhir tahun nanti.

Sementara itu, khusus indeks Nasdaq Composite, pertumbuhan nilainya kian gesit setelah harga saham platform tradingaset kripto Coinbase Global melonjak 5% akibat reli harga-harga aset kripto belakangan ini.

Aset Kripto

Harga Bitcoin bertengger di level US$57.198 per keping pada Jumat (15/10) pukul 08.46 WIB alias lunglai 1,43% dibanding sehari sebelumnya. Di sisi lain, nilai pesaing terdekat Bitcoin, Ether (ETH), malah membukukan pertumbuhan 3,84% dan nemplok di US$3.754 per keping di periode yang sama.

Harga ETH memang terlihat sedang garang-garangnya dan digadang bakal terus melaju ke US$3.800 per keping.

Adapun kabar yang tengah hangat diperbincangkan di pasar kripto sehari belakangan berasal dari Coinbase.

Platform exchange kripto itu mengumumkan telah menyampaikan usulan resmi ke Kongres AS untuk mengesahkan Undang-Undang yang memungkinkan perusahaan platform crypto exchange diawasi oleh lembaga regulator khusus. Dalam proposal tersebut, regulator khusus itu diharapkan memiliki wewenang untuk menyetujui perdagangan atau pencatatan aset kripto selain Bitcoin di AS.

Emas

Harga emas spot berada di level US$1.769,59 per ons pada Jumat pukul 08.00 WIB, atau naik 0,2% dibanding sehari sebelumnya. Harga emas berjangka AS juga lompat 0,2% posisi US$1.979,9 per ons di periode yang sama. Peristiwa ini menandai level tertinggi harga sang logam mulia dalam sebulan terakhir.

Harga emas kian berkilau seiring aksi pelaku pasar yang getol mencari aset aman (safe haven) lantaran inflasi AS kian kronis. Penguatan ini juga didukung oleh melemahnya nilai Dolar AS dan tingkat imbal hasil obligasi AS.

Dolar AS

Nilai indeks Dolar AS terlihat di level 93,99 pada Jumat pukul 08.00 WIB. Investor nampaknya mulai berpaling dari Dolar AS akibat ketakutan inflasi. Selain itu, kini mereka juga memusatkan perhatian pada jadwal bank sentral AS The Fed untuk menaikkan suku bunga acuannya.

Pasar Domestik

Nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi perdagangan Kamis (15/10) dengan manis, naik 1,36% ke level 6.626,11 poin.

Nilai indeks domestik masih bisa terbang di akhir pekan, di mana saham emiten perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk diramal akan membukukan performa mumpuni hari ini.

Sentimen positif dari pasar AS diproyeksi bisa mendorong kinerja IHSG hari ini. Hanya saja, investor perlu waspada dengan volatilitas seiring ketakutan pasar akan inflasi.

Ya, inflasi nampaknya masih menjadi momok lantaran harga komoditas, utamanya minyak bumi, terus merangkak naik. Pada Kamis (14/10), harga minyak melompat 1% setelah Arab Saudi mengabaikan ajakan teman-temannya di organisasi produsen minyak dunia (OPEC) untuk menambah suplai. Terlebih, International Energy Agency juga mengatakan bahwa kenaikan harga gas alam akan meningkatkan permintaan minyak sebagai sumber energi pembangkit listrik.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Ditulis oleh
channel logo

Satya Nagara

Right baner

Satya Nagara

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang pagi
Pluang Pagi: Krisis di Ukraina Memanas, Aset Kripto Kembali Lemas!
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1