Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Rangkuman Pasar: Kripto Kompak Gaspol, LUNA Tampil Paling Bahenol!

Investor saham domestik boleh saja pasang tampang murung hari ini setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus putar balik ke zona merah hari ini. Sementara itu, investor kripto masih pasang tampang semringah seiring aset kripto yang melaju ke zona hijau. Simak selengkapnya di Rangkuman Pasar berikut!

IHSG

Tak Ada 'Obat Kuat', IHSG Pun Gagal Perkasa Hari Ini

Nilai IHSG parkir di level 7.199,23 poin pada penutupan Selasa (19/4), melemah 1,05% dibanding sehari sebelumnya. IHSG akhirnya harus puas kembali ke kisaran 7.100 setelah beberapa hari lamanya betah di atas level psikologis 7.200.

Nasib IHSG sejatinya mengikuti rekan-rekannya di kawasan Asia. Lihat saja, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 2,26% diikuti indeks Shanghai Composite yang melemah 0,05%. Sehingga, bisa dibilang bahwa performa IHSG hari ini terseret mengikuti langkah pergerakan regional.

Sayangnya, sentimen positif dari dalam negeri juga terbilang sepi dan bikin sang indeks domestik gagal melaju kencang.

Memang, Bank Indonesia (BI) kembali menetapkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 3,5% pada hari ini.

Langkah tersebut sepatutnya membuat pelaku pasar optimistis bahwa BI masih menerapkan kebijakan moneter yang pro pertumbuhan ekonomi. Hanya saja, langkah tersebut pun sebelumnya sudah diantisipasi pelaku pasar.

Malahan, sentimen negatif malah berhamburan dari dalam negeri.

Pertama, pelaku pasar nampaknya semakin getol melakukan aksi ambil untung (profit taking) sebelum libur panjang Idul Fitri dua pekan lagi. Kedua, performa memble IHSG juga terjadi setelah saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) amblas 5,29% pada hari ini.

Mengingat bobot GOTO sebesar 9% di perhitungan IHSG, maka maklum saja jika kinerja melempem saham raksasa teknologi tersebut juga menyeret turun IHSG.

Aksi Beli Asing Semakin Tipis

Kondisi IHSG yang nyungsep ke zona merah setidaknya masih bikin investor asing doyan untuk membenamkan dananya di pasar modal domestik. Hanya saja, jumlahnya pun terbilang seret jika dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Pada hari ini, investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp329,5 miliar di pasar reguler. Mereka terlihat paling banyak memborong saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp125,2 miliar. Tak ketinggalan, mereka juga memburu saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mereka beli masing-masing senilai Rp113 miliar dan Rp93,6 miliar.

Di sisi lain, pelaku pasar justru paling banyak melepas saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebanyak Rp127,2 miliar. Kemudian, asing juga melego saham PT Merdeka Cooper Gold Tbk (MDKA) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masing-masing Rp65,2 miliar dan Rp31,2 miliar.

Baca juga: Pluang Insight: Terbang 174% Dalam 3 Bulan, Ada Apa dengan KNC?

Aset Kripto

Selasa Sore, Pasar Kripto Masih Terlihat 'Hore'

Berbeda dengan IHSG, pasar kripto justru terlihat makin semangat menjelang waktu berbuka puasa. Melansir Coinmarketcap pukul 15.37 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sedunia masih bertahan di zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Secara umum, kondisi pasar kripto makin subur setelah pelaku pasar memilih melakukan aksi akumulasi setelah perdagangan akhir pekan yang membosankan akibat long weekend.

Namun, aksi akumulasi kali ini ditengarai bukan aksi iseng-iseng semata. Pelaku pasar memang ingin melakukan price actions dengan mengerek harga aset kripto. Mereka melakukan langkah tersebut karena sudah lelah menunggu sentimen positif yang bisa mendongkrak nilai aset kripto menjadi lebih menjulang.

Kemudian, dari seluruh aset kripto utama yang bernasib mujur, Sobat Cuan bisa melihat bahwa Terra (LUNA) menjadi bintangnya setelah mencetak pertumbuhan nilai 17% dalam sehari terakhir. Hal ini terjadi pasca stablecoin besutan jaringan Terra, UST, sukses menyandang status sebagai stablecoin terbesar ketiga di dunia dari segi kapitalisasi pasar.

Selain LUNA, terdapat pula Thorchain (RUNE) dan NEAR Prototol (NEAR) yang tak mau ketinggalan kecipratan berkah setelah nilainya masing-masing tumbuh 15,7% dan 14,11% dalam sehari terakhir.

Diketahui, nilai RUNE menanjak setelah platform exchange terdesentralisasi di jaringan Thorchain, Thorswap, mengumumkan tengah melakukan uji coba swapping token ERC 20 dengan BTC.

Baca juga: Pluang Pagi: Aset Kripto Mulai Bangkit Saat Saham AS Gagal Tampil Gesit

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait