Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Rangkuman Pasar: Investor Mulai Gamang, IHSG Tenang Tapi Kripto Bimbang

Selamat sore, Sobat Cuan! IHSG masih mampu unjuk taring sementara aset kripto berfluktuasi tipis seiring susutnya selera risiko pelaku pasar. Apa sih penyebabnya? Yuk, simak di Rangkuman Pasar berikut!

IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lagi-lagi bikin investor semringah untuk tiga hari berturut-turut. Ia berhasil menutup perdagangan Kamis (6/10) di level 7.076,62 poin atau menguat tipis 0,02% dari sehari sebelumnya.

Tadinya, sang indeks domestik sempat melaju dengan penuh percaya diri. Buktinya, ia sempat menyentuh level 7.135,90 poin sebelum akhirnya melorot ke posisi penutupan.

Raut segar IHSG kali ini didorong oleh kabar mengenai organisasi negara-negara pengekspor minyak dunia (OPEC+) untuk mengurangi produksinya sebesar 2 juta barel per hari demi mencegah amblesnya harga minyak dunia akibat ancaman resesi ekonomi global.

Peristiwa itu diramal membuat beberapa negara akan menggeser penggunaan energinya dari minyak dan gas bumi ke alternatif lain, salah satunya adalah batu bara. Nah, mengingat Indonesia adalah salah satu eksportir batu bara utama dunia, tak heran jika kabar tersebut bisa menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kemudian, jika ditinjau dari sisi emiten, laju nilai saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebesar 1,65% juga menjadi angin segar bagi pergerakan indeks domestik.

Pelaku pasar diketahui giat mengoleksi saham raksasa teknologi Indonesia itu setelah perusahaan lokapasar, Blibli, dikabarkan segera melantai di bursa saham domestik. Pelaku pasar menganggap kabar tersebut sebagai bukti bahwa pasar modal Indonesia bisa menjadi "kediaman" yang aman bagi perusahaan serupa lainnya yang ingin go public.

Sayangnya, berbagai sentimen tersebut gagal mengerek nilai IHSG dengan signifikan karena sebagian pelaku pasar lainnya enggan bersikap agresif di bursa saham. Pasalnya, mereka sempat takut bahwa aksi ambil untung, seperti yang terjadi di bursa Wall Street kemarin, akan terjadi pada hari ini.

Baca Juga: Pluang Pagi: Fed Kembali Bikin 'Prank', Kripto Mandek Tapi Saham AS Oleng

Aset Kripto

Sementara itu, kinerja aset kripto tampak terlihat "baik-baik saja". Melansir Coinmarketcap pukul 15.22 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat akhirnya masuk ke zona merah jika diukur dari pergerakan harganya dalam 24 jam terakhir.

Meski merangsek ke teritori positif di sore hari ini, namun nilai aset-aset kripto utama sejatinya dipingpong antara zona merah dan zona hijau dalam beberapa jam terakhir. Situasi tersebut mengindikasikan kebimbangan pelaku pasar untuk beraksi di pasar kripto.

Sama seperti pagi tadi, sentimen utama yang mempengaruhi pasar kripto sore ini adalah perilisan data makroekonomi terbaru.

Kemarin, lembaga ADP merilis data bahwa sektor swasta AS menambah 208.000 lapangan pekerjaan di September alias lebih tinggi dari konsensus analis 200.000. Angka ini juga meningkat 12% dari 185.000 pekerjaan di Agustus.

Data itu mengindikasikan bahwa pelemahan ekonomi AS mungkin tidak separah ekspektasi pelaku pasar. Hal itu semestinya membuka ruang bagi The Fed untuk terus melancarkan pengetatan kebijakan moneternya.

Selain itu, meningkatnya penyerapan tenaga kerja juga bisa mendorong daya beli masyarakat. Sehingga, inflasi kemungkinan tidak akan bergerak moderat. Nah, kalau sudah begitu, The Fed tentu kemungkinan masih akan getol mengerek suku bunga acuannya. Adapun hubungan antara kebijakan moneter The Fed dan pasar kripto bisa disimak melalui artikel berikut.

Di saat-saat seperti ini, pelaku pasar pun enggan bersikap agresif di pasar kripto dan cenderung wait and see terhadap perilisan data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payroll) yang sedianya dirilis Jumat (7/10) waktu AS. Jika data itu ternyata tak sesuai ekspektasi analis, maka pelaku pasar sepertinya bakal kian mantap untuk jaga jarak dari pasar kripto.

Sebenarnya, pelemahan harga-harga aset kripto sore hari ini cukup disayangkan. Pasalnya, nilai indeks Dolar AS pada pukul 15.00 berada di 110,93 atau melorot 0,68% dibanding sehari sebelumnya. Sesuai tren belakangan, kinerja pasar kripto akan mentereng jika nilai indeks Dolar AS melandai.

Namun, pelaku pasar sepertinya mengantisipasi kembalinya penguatan Dolar AS jika data NFP esok tidak sesuai harapan.

Baca Juga: Rangkuman Pasar: IHSG Masih Tetap Berjaya, Kripto Masuk Fase Waspada

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait