pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 4 menit

View

0

Rangkuman Pasar: Kripto & IHSG Tetap Melaju Meski Investor Terlihat Ragu

Selamat sore, Sobat Cuan! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali reli pada hari ini. Sementara itu, aset kripto malah sejengkal lagi menuju zona merah. Apa yang terjadi? Simak selengkapnya di Rangkuman Pasar berikut!

IHSG

Hiraukan Data & Proyeksi Ekonomi, IHSG Justru Reli

IHSG undur diri dari sesi perdagangan Rabu (8/6) dengan bertengger di level 7.193,31 poin alias menguat 0,73% dibanding kemarin. Awalnya, sang indeks domestik sempat terjun bebas ke level 7.133 poin di awal sesi, namun untungnya ia berhasil memantul dan bahkan sempat menembus level psikologis 7.200 menjelang penutupan.

Pada awalnya, pelaku pasar ragu-ragu untuk nyemplung ke pasar modal setelah melihat sinyal pelemahan ekonomi di depan mata. Kemarin, Bank Dunia mengatakan telah memangkas target pertumbuhan ekonominya tahun ini dari 4,1% di Januari menjadi 2,9% gara-gara inflasi, disrupsi suplai, dan ancaman kenaikan suku bunga acuan.

Kekhawatiran mereka semakin tebal setelah melihat data posisi cadangan devisa Indonesia terkini.

Bank Indonesia (BI) mengatakan, Indonesia membukukan cadangan devisa sebesar US$135,6 miliar per akhir Mei atau turun tipis dari US$135,7 miliar di April. Sekadar informasi, pelaku pasar dan ekonom selalu melihat posisi cadangan devisa sebagai salah satu indikator kesehatan ekonomi sebuah wilayah.

Hanya saja, di jam-jam berikutnya, pelaku pasar mulai melupakan rentetan sentimen negatif tersebut. Mereka justru fokus pada dua sentimen positif di Asia, yakni pelonggaran kebijakan lockdown China dan pertumbuhan ekonomi Jepang yang terkontraksi 0,5% atau lebih baik dari ekspektasi analis yakni -1,1%.

Nah, faktor-faktor itu sontak mendongkrak kinerja pasar modal kawasan Asia. Tengok saja, nilai indeks Nikkei225 Jepang tumbuh 1,04% pada hari ini. Sementara itu, nilai indeks Hang Seng tak mau kalah dengan membukukan kenaikan nilai 2,24% di waktu yang sama. IHSG pun, untungnya, ikut kecipratan berkah.

Di samping itu, pelaku pasar juga memilih menunggu perilisan data-data ekonomi terbaru, salah satunya adalah data inflasi AS Mei yang bakal dirilis pekan ini.

Asing Kembali Borong Saham Domestik

Meski pasar tengah dikepung rentetan kabar negatif, investor asing tampak nafsu mengoleksi saham-saham dalam negeri. Hal ini tercermin dari nilai beli bersih asing (net foreign buy) sebesar Rp457,83 miliar di pasar domestik hari ini.

Mereka terlihat paling banyak mengoleksi saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp307,3 miliar. Tak ketinggalan, asing juga kenyang melahap saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp80,3 miliar.

Di sisi lain, asing justru paling banyak melepas saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp141,9 miliar. Asing juga melego saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) masing-masing Rp89,5 miliar dan Rp86,9 miliar.

Baca juga: Pluang Pagi: Kripto Menghijau Kala Investor Ribet Cari Titik 'Bottom'

Aset Kripto

Kripto Mencoba Bangkit di Tengah Keraguan Investor

Pasar kripto kembali terlihat bersemi pada Selasa sore. Melansir Coinmarketcap pukul 15.32 WIB, sembilan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat berhasil melangkah ke zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Meski terlihat menghijau, aset kripto sejatinya belum melaju signifikan. Buktinya, jika ditarik selama sepekan ke belakang, performa 10 aset kripto utama sejatinya masih terjebak di zona merah dan bergerak di rentang yang "gitu-gitu aja".

Dengan demikian, terdapat indikasi bahwa pelaku pasar sejatinya mau melakukan aksi beli memanfaatkan pelemahan yang terjadi kemarin.

Hanya saja, mereka tidak mau kepalang optimistis. Maklum, sentimen di pasar kripto masih terbilang bearish, yang utamanya didorong oleh ancaman resesi dan inflasi tinggi. Sementara itu, faktor makroekonomi sangat mempengaruhi keputusan investor institusi untuk keluar-masuk pasar kripto. Dengan demikian, ada kemungkinan harga aset kripto bakal kembali berbalik arah dalam beberapa waktu mendatang.

Di samping itu, pelaku pasar juga enggan optimistis terhadap pasar kripto. Pasalnya, mereka masih ragu-ragu dalam menaksir apakah titik harga kripto saat ini terbilang sudah bottom atau belum.

Kendati demikian, pelaku pasar pun tak bisa menafikkan beberapa kabar positif di jagat kripto sehari terakhir.

Jaringan Chainlink, misalnya, merilis peta jalan mengenai upgrade jaringan Chainlink 2.0, di mana salah satu poinnya adalah memungkinkan pengguna Chainlink untuk melakukan staking. Nilai LINK pun terbang 8,78% setelah perilisan kabar ini.

Selain itu, komunitas kripto juga mengantisipasi langkah jaringan Ethereum yang bakal mengujicobakan upgrade Ropsten pekan ini. Rencananya, Ethereum akan mencoba menggabungkan algoritma konsensus lama Ethereum, Proof of Work, menjadi Proof of Stake

Selain itu, dua tokoh kunci Senat AS kemarin juga mengajukan satu Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait regulasi aset digital. RUU tersebut menyiratkan bahwa Senat AS mendukung perlindungan investor kripto dan bahkan sepertinya juga menganggap kripto sebagai mata uang.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Minim Sentimen, IHSG Keren Tapi Kripto Cemen!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 90 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES