pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 4 menit

View

0

Rangkuman Pasar: Alami Inflow Jumbo, Laju Kripto & IHSG Makin Jago!

Selamat sore, Sobat Cuan! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pasar kripto tampaknya ogah "berlibur" meski hari libur jatuh esok (1/6). Buktinya, keduanya kompak membukukan performa apik di sore hari ini. Apa yang terjadi? Simak selengkapnya di Rangkuman Pasar berikut!

IHSG

Alami 'Inflow' Hebat, IHSG Mencuat!

IHSG undur diri dari sesi perdagangan Selasa (31/5) dengan bertengger di 7.148,97 poin alias menguat 1,58% dibanding sehari sebelumnya. Sedari awal, IHSG memang terpantau tancap gas karena ia tak sedikit pun melipir ke zona merah sepanjang hari ini.

Kali ini, nilai IHSG terdongkrak berkat aliran modal yang sangat deras. Sebagai buktinya, tengok saja nilai aksi beli bersih (net foreign buy) asing yang cukup jumbo yakni Rp4,31 triliun di sesi perdagangan kali ini.

Bukan tanpa alasan mereka melakukan aksi borong tersebut. Pelaku pasar sepertinya keranjingan masuk bursa domestik setelah indeks global MSCI melakukan rebalancing pada hari ini. Terlebih, kabar burung yang beredar mengatakan bahwa enam emiten pasar domestik pun berpotensi masuk indeks tersebut pada November mendatang.

Selain itu, kinerja IHSG sepertinya juga terdorong oleh sikap perusahaan manajemen investasi yang memborong saham dalam negeri demi memoles laporan portofolionya. 

Asing Masih Incar Big Cap

Lebih lanjut, investor asing tampaknya masih memburu saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar. Lihat saja, mereka doyan melahap saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masing-masing Rp446,8 miliar dan Rp391,8 miliar.

Namun, asing ternyata lebih selera mengoleksi saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) setelah memborongnya sebesar Rp1,4 triliun.

Di sisi lain, asing malah paling banyak melepas saham PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) sebesar Rp343,6 miliar. Tak ketinggalan, mereka juga melego saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) masing-masing Rp128,4 miliar dan Rp123,3 miliar.

Baca juga: Pasar Sepekan: Altcoin Babak Belur Kala Saham AS & IHSG Kian Subur!

Aset Kripto

Mulai Kehilangan Momentum, Aset Kripto Perlahan Redup

Setelah reli kencang pagi hari ini, aset kripto tampaknya mulai kehabisan bensin. Melansir Coinmarketcap pukul 15.29 WIB, hanya enam dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar yang masih bertahan di zona hijau.

Secara umum, pelaku pasar tampaknya masih betah melakukan aksi beli karena memang cuacanya tengah mendukung.

Di satu sisi, selera pelaku pasar untuk menggenggam aset berisiko masih tinggi yang terlihat dari kinerja bursa Asia yang menghijau. Di sisi lain, sentimen makroekonomi pun masih terlihat adem ayem, sehingga pengaruhnya ke pasar kripto pun sejatinya mirip seperti kondisi yang terlihat di pagi hari.

Para bandar kripto (whales) pun seolah tak mau ketinggalan melakukan aksi akumulasi. Data BitInfo Charts menunjukkan, mereka ternyata getol mengoleksi BTC senilai US$104 juta di tiga pekan pertama Mei saja.

Sayangnya, momentum ini ternyata juga dimanfaatkan trader jangka pendek untuk merealisasikan cuannya. Tak heran, jika aksi jual mereka menghambat reli aset kripto di sore hari ini.

Di samping itu, sentimen regulasi pun bak menjadi awan mendung yang menggantung di atas langit bursa kripto sore ini.

China, contohnya, dilaporkan memberi sinyal untuk meregulasi aset kripto dan stablecoin lebih ketat karena drama yang menimpa aset kripto besutan ekosistem Terra, UST dan LUNA. Realisasi atas rencana ini terasa kentara lantaran ditulis oleh the Economic Daily, salah satu media yang dimiliki otoritas China.

Selain itu, pemerintah India dilaporkan juga tengah memfinalisasi makalah konsultasinya tentang aset kripto yang dibantu dua lembaga global, International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia. Sehingga, otoritas negara Bollywood itu selangkah lebih dekat untuk menghasilkan satu paket regulasi aset kripto anyar.

Lebih lanjut, jika terlihat dari tabel di atas, maka Cardano (ADA) keluar sebagai juaranya. Ya, nilai ADA makin kinclong setelah jaringan mengumumkan bahwa lima juta aset kripto asli telah dicetak di protokol tersebut. Selain itu, pelaku pasar pun mengantisipasi hard fork Vasil.

Namun, titel bintang panggung pasar kripto sore ini masih jatuh ke tangan Waves (WAVES) yang tumbuh 47,22% dalam sehari terakhir setelah protokol merilis peta jalan perbaikan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang dijuluki Waves DeFi Revival Master Plan.

Laju Kripto Masih Bisa Bertahan?

Meski lajunya melambat sore hari ini, namun Sobat Cuan jangan berkecil hati dulu. Pasalnya, dari sisi teknikal, BTC bisa meneruskan relinya asal menembus level US$32.200 sesegera mungkin. Jika BTC masih "berenang" di rentang harga yang sama, maka ada kemungkinan nilai sang raja aset kripto bakal terkoreksi.

Begitu pun dengan ETH. Dedengkot altcoin ini pun harus menembus level resistance besarnya di US$2.040 agar pelaku pasar terdorong untuk mengakumulasi aset kripto satu ini.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Investor Lagi Nafsu, Kripto & IHSG Kompak 'Bulan Madu'

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 90 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES