pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Rangkuman Pasar: Jelang Libur Panjang, Kripto & IHSG Makin Garang!

Selamat sore, Sobat Cuan! Ada kabar gembira bagi kamu jelang libur panjang lebaran, nih! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit sementara aset kripto masih betah di zona hijau. Apa yang terjadi di market sore ini? Simak selengkapnya di Rangkuman Pasar berikut!

IHSG

Ramai Rilis Laporan Keuangan, IHSG Mandi Cuan!

IHSG menutup sesi perdagangan Kamis (28/4) di level 7.228,91 poin alias tumbuh 0,45% dibanding sehari sebelumnya. Mujur bahi IHSG, pergerakannya memang sudah terlihat lincah sejak awal sesi perdagangan.

Kali ini, pelaku pasar sepertinya tidak begitu ngebet membenamkan dana di pasar domestik. Pasalnya, mereka sepertinya sedang mager dan mempersiapkan menjelang libur panjang lebaran selama sepekan lamanya.

Namun, di saat yang sama, beberapa pelaku pasar juga fokus menanti perilisan laporan keuangan pada hari ini. Terlebih, emiten-emiten yang mengumumkan kinerjanya hari ini adalah perusahaan big cap.

Pertama, terdapat PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang mengumumkan telah berhasil menorehkan laba bersih Rp10,03 triliun di triwulan I 2022 atau tumbuh 70% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kabar tersebut sukses membuat nilai saham BMRI loncat 8,81% sepanjang sesi perdagangan hari ini.

Kedua, terdapat pula PT Astra International Tbk (ASII) yang membukukan laba bersih Rp6,8 triliun di triwulan pertama tahun ini. Raihan laba yang tumbuh 84% secara tahunan tersebut sukses meroketkan nilai saham ASII sebesar 6,32%.

Kedua emiten kelas kakap tersebut boleh saja berbangga diri karena berhasil mencetak kenaikan laba mumpuni. Namun, pertumbuhan keduanya ibarat semut jika dibandingkan kenaikan laba PT Bukalapak.com (BUKA).

Asal tahu saja, BUKA sukses meraup laba bersih Rp14,54 triliun pada kuartal I 2022. Angka tersebut, ternyata, tumbuh fantastis 4.593% dibandingkan periode yang sama tahun lalu!

Kenaikan laba BUKA yang fantastis ternyata disumbang dari cuan atas investasi perseroan di PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).

Perusahaan diketahui menggenggam 11,49% saham perseroan dengan nilai Rp1,19 triliun pada Januari lalu. Bak ketiban durian runtuh, harga saham BBHI ternyata melesat sekitar 71% dari awal tahun hingga saat ini. Tak heran jika kemudian BUKA pun ikut kecipratan berkah.

Jelang Lebaran, Aksi Beli Asing Malah Makin Ramai

Minat pelaku pasar untuk mengoleksi saham domestik tidak surut meski pasar modal bakal tutup sepekan ke depan. Hal itu tercermin dari nilai beli bersih asing (net foreign buy) sebesar Rp2,28 triliun sepanjang hari ini.

Asing tercatat memborong saham-saham emiten yang merilis laporan kinerja keuangan kinclong. Pasalnya, mereka terlihat paling banyak memborong saham BMRI dan ASII masing-masing sebanyak Rp1,1 triliun dan Rp343,6 miliar.

Di sisi lain, asing justru terlihat paling banyak melepas saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp279,1 miliar. Tak ketinggalan, mereka juga ikut melepas saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) masing-masing Rp54,2 miliar dan Rp46,6 miliar.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Jelang Liburan, IHSG Tertekan dan Kripto Mengenaskan

Aset Kripto

Aset Kripto Masih Betah di Zona Hijau

Kegembiraan tak hanya terpancar di pasar saham domestik, namun juga di pasar kripto. Betapa tidak, melansir Coinmarketcap pukul 15.47 WIB, sembilan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat masih betah di zona hijau.

Secara umum, reli pasar kripto terjadi setelah performa trio indeks Wall Street tampak cemerlang pada penutupan sesi perdagangan kemarin. Dengan demikian, ada dugaan bahwa selera investor dalam menginjakkan kaki di pasar aset berisiko, termasuk kripto, kini perlahan menguat.

Kemudian, pelaku pasar juga tampaknya memanfaatkan reli tersebut untuk melakukan price actions. Meski memang, beberapa analis mengatakan bahwa dampak dari aksi harga pelaku pasar tersebut diramal hanya akan bertahan di jangka pendek saja. Pasalnya, pasar kripto masih dikelilingi sentimen ihwal ketidakpastian makroekonomi, geopolitik, hingga kebijakan moneter.

Baca juga: Pluang Insight: Duel Kinerja JP Morgan vs Bank of America. Siapa Paling Unggul?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES