Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Daily News - Crypto 11 Oktober 2023
shareIcon

Daily News - Crypto 11 Oktober 2023

11 Oct 2023, 8:26 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Daily News - Crypto 11 Oktober 2023

Dari pertarungan sengit Ripple dan SEC hingga wallet dorman milik sultan Bitcoin yang akhirnya aktif, terangkum dalam daily news berikut!

Halo, Sobat Cuan! Tengah pekan yang semakin panas ini juga diwarnai oleh sejumlah kabar seru dari jagat kripto, lho. Yuk, simak daily news crypto, Rabu (11/10) berikut ini.

1. Tebak Buah Manggis Langkah SEC Pasca Ditolak Banding Lawan Ripple

  • Setelah pengajuan banding Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Commission/SEC) ditolak, pengacara Jeremy Hogan mengungkap sejumlah kemungkinan langkah lanjutan yang mungkin bakal ditempuh SEC menghadapi Ripple ($XRP). Tetapi semuanya berpeluang kecil untuk membuat angin berubah keberpihakannya dari Ripple ke SEC.
  • Kemungkinan pertama ialah SEC bakal melanjutkan sidang melawan terdakwa perorangan yang dijadwalkan pada April tahun depan. Probabilitas dari peluang ini paling besar, yakni sekitar 40% dengan estimasi putusan pengadilan baru terbit secepatnya di tahun 2026.
  • Skenario kedua ialah SEC bakal menempuh jalan damai dengan membuat kesepakatan dengan terdakwa perseorangan. Menurut Hogan, opsi ini sebetulnya jalan terbaik untuk menyelamatkan muka SEC, namun kecil kemungkinan bakal terjadi. Ia mengestimasikan probabilitasnya hanya 32%.
  • Hogan juga membuka peluang hakim bakal memfasilitasi kesepakatan antar para pihak mengingat jalan tersebut merupakan jalan terbaik. Namun, peluang dari opsi ini lebih kecil lagi, yakni hanya 18,9%.
  • Sisanya, yakni sekitar 8% probabilitas menyisakan ruang bagi langkah SEC yang tidak tertebak atau plot twist lainnya.

Transaksi Coin XRP di Sini!

2. Wallet Dormant Milik Hodler Jutawan Transfer Aset Senilai US$82 Juta!

  • On-Chain data mencatat transaksi sebesar 2.995 Bitcoin ($BTC) senilai US$ 82 juta dipindahbukukan dari alamat wallet yang telah dormant selama enam tahun.
  • Transaksi itu memindahkan ribuan $BTC dormant kepada dua wallet aktif berbeda yang sama-sama baru dibuat. Baik wallet asal maupun dua alamat tujuannya sama-sama anonim.
  • Berdasarkan data dari on-chain data, wallet dormant itu dibuat pada 7 may 2016 saat $BTC baru bernilai US$459 per unit. Mulanya, wallet tersebut menerima 3.200 BTC senilai US$1,47 juta.
  • Pemilik wallet sempat mentransferkan 204,89 unit BTC senilai US$947.372 ke wallet lain pada 3 September 2017. Sehingga, sisa aset dalam wallet tersebut menjadi 2.995 BTC.
  • Setelah dua transaksi tersebut, on-chain tidak menemukan transaksi lainnya. Alhasil, BTC yang tersimpan di dalamnya pun tak tersentuh hingga harganya kini telah telah melambung jadi sekitar US$27.000 per unit.
  • Meski harga $BTC tengah tertekan di tengah altcoin season, nilai aset Bitcoin dalam wallet dormant tersebut telah tumbuh 5.782% dari inisial harga saat aset pertama kali ditransferkan.
  • Berdasarkan catatan transaksi on-chain, kasus wallet dormant yang tiba-tiba aktif seperti ini telah lima kali terjadi sepanjang tahun ini. Sebelumnya ada pula wallet dormant berisikan 11.325 unit BTC yang telah mati suri selama 7 tahun yang kembali aktif.
  • Layaknya perburuan harta karun, wallet-wallet dormant yang menyimpan aset kripto dalam jumlah signifikan merupakan objek trend dalam dunia kripto. Jika beruntung menemukan kode akses ke wallet tersebut, kamu bisa kaya mendadak, lho.

Transaksi Coin BTC di Sini!

3. Diam-Diam, Alameda Research Panen USDT Senilai US$39 Miliar!

  • Direktur Coinbase Conor Grogan mengungkap bahwa Alameda research diam-diam telah memanen US$39 miliar USDT pada tahun 2021. Jumlah ini setara dengan 47% dari total sirkulasi koin tether ($USDT) saat ini.
  • Badan riset yang dipimpin Sam Bankman-Fried itu juga dituding tidak menyediakan jaminan riil dari koin-koin yang ditambangnya tersebut lantaran hasil panen signifikan dari stablecoin itu mengkatrol nilai aset perusahaan dalam catatan keuangannya di tahun 2021. Padahal jaminan riil merupakan salah satu aspek penting bagi stablecoin untuk melindungi nilainya.
  • Tudingan tersebut diperkuat oleh data yang menyebut bahwa sebagian besar stablecoin tersebut dipanen saat algoritma Terra sedang bermasalah. Tak hanya itu, Bankman-Fried juga mengakui bahwa di tahun 2021 perusahaannya banyak menukar USDT dengan mata uang fiat dolar Amerika Serikat.
  • Sebetulnya trading stablecoin bisa menguntungkan mengingat harganya terkadang susut atau loncat di sekitar harga uang fiat yang jadi jaminannya. Selisih dari fluktuasi harga stablecoin itulah yang lazim dicatatkan sebagai keuntungan perusahaan.

Transaksi Coin USDT di Sini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Fathia Nurul Haq

Right baner

Fathia Nurul Haq

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
daily news
Daily News - 28 Agustus 2023
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1