Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Tipe Order Apa Saja yang Dapat Digunakan untuk Transaksi 24-Hour Market?

Sesi perpanjangan 24-Hour Market — Overnight, Pre-Market, dan Post-Market — hanya menerima Limit Order. Market Order, Stop Order, dan Stop-Limit Order tidak tersedia di sana, begitu pula order Exit Strategy Stop Loss dan Take Profit. Pembatasan ini disengaja: menetapkan limit price adalah yang melindungimu dari spread yang lebih lebar dan likuiditas yang lebih rendah saat bertransaksi di luar jam bursa standar, di mana Market Order bisa tereksekusi di harga yang jauh dari perkiraanmu. Begitu transaksi memasuki sesi Regular Market yang berada di dalam jendela mingguan yang sama, keempat tipe order bekerja persis seperti hari bursa biasa, dan Stop Loss serta Take Profit kembali tersedia. Jadi jawabannya sepenuhnya bergantung pada sesi mana kamu berada, bukan pada saham yang kamu pilih.


  • Sesi perpanjangan: Overnight, Pre-Market, dan Post-Market hanya menerima Limit Order
  • Tidak tersedia di sesi perpanjangan: Market Order, Stop Order, Stop-Limit Order, serta Stop Loss dan Take Profit
  • Kenapa hanya Limit: limit price melindungimu dari spread yang lebih lebar dan likuiditas rendah saat bertransaksi di luar jam standar
  • Sesi Regular Market: keempat tipe order bekerja persis seperti pada hari bursa biasa
  • Exit Strategy: Stop Loss dan Take Profit kembali tersedia begitu sesi Regular Market dibuka
  • Apa yang menentukan: sesi tempat kamu bertransaksi, bukan sahamnya atau cara ordermu dipasang

Pertanyaan terkait:

Q: Mengapa saya hanya bisa memasang Limit Order di sesi perpanjangan?
Karena sesi perpanjangan memiliki pelaku pasar dan volume transaksi yang lebih sedikit dibanding Regular Market, sehingga selisih harga bid dan ask melebar. Market Order dalam kondisi itu akan mengambil harga apa pun yang tersedia dan bisa tereksekusi jauh dari perkiraanmu. Mewajibkan limit price berarti kamu selalu menentukan sendiri harga terburuk yang bersedia kamu terima.

Q: Bisakah saya memasang Stop Loss atau Take Profit lewat 24-Hour Market?
Tidak bisa. Order Exit Strategy terbatas pada sesi Regular Market, meski jam tersebut berada di dalam jendela mingguan 24-Hour Market yang lebih luas. Mekanisme OCO di balik Stop Loss dan Take Profit bergantung pada likuiditas Regular Market yang lebih dalam agar bisa terpicu dan tereksekusi andal, yang tidak selalu bisa dipenuhi sesi perpanjangan.

Q: Tipe order apa saja yang bekerja saat sesi Regular Market dalam jendela 24-Hour Market?
Semuanya. Market, Limit, Stop, dan Stop-Limit Order semuanya diterima, dengan masa berlaku DAY atau GTC, persis seperti pada hari bursa normal. Sesi Regular Market ini memang jendela perdagangan yang sudah kamu kenal, yang berada di antara sesi perpanjangan Pre-Market dan Post-Market dalam siklus mingguan yang lebih luas. Tidak ada yang berubah pada sesi itu meski sesi perpanjangan mengapitnya.

Q: Apakah tipe order yang bisa saya pakai bergantung pada sahamnya?
Tidak, itu bergantung pada sesinya. Saham apa pun yang memenuhi syarat dan ditransaksikan di sesi perpanjangan terbatas pada Limit Order, dan saham apa pun yang ditransaksikan saat sesi Regular Market punya seluruh pilihan order. Yang ditentukan oleh sahamnya adalah apakah saham itu bisa ditransaksikan di sesi perpanjangan, yang membutuhkan tanda "24".