Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Apa Itu Stop-Limit Order pada Saham AS di Pluang?

Stop-Limit Order menggabungkan dua level harga. Kamu menentukan stop price yang berfungsi sebagai pemicu, dan limit price yang membatasi sampai di mana eksekusi boleh terjadi. Selama harga pasar masih jauh dari stop price, order tetap diam. Begitu harga pasar menyentuh stop price, order aktif sebagai Limit Order dan sejak saat itu hanya bisa tereksekusi antara stop price dan limit price. Saat membeli, limit price adalah harga tertinggi yang bersedia kamu bayar; saat menjual, limit price adalah harga terendah yang kamu terima. Seperti Limit Order lainnya, ini menjamin harga tetapi tidak menjamin eksekusi — jika harga melompat melewati limit kamu sebelum tereksekusi, order tidak akan terjadi. Contohnya, stop price $100,00 dengan limit price $105,00 hanya tereksekusi di antara kedua angka itu setelah $100,00 tersentuh.


  • Dua level harga: stop price memicu order dan limit price membatasi sampai di mana eksekusi boleh terjadi
  • Setelah terpicu: order berubah menjadi Limit Order dan hanya tereksekusi antara stop price dan limit price
  • Beli versus jual: saat beli, limit adalah harga tertinggi yang kamu bayar; saat jual, limit adalah harga terendah yang kamu terima
  • Harga dijamin, eksekusi tidak: jika harga melompat melewati limit sebelum tereksekusi, order tidak akan terjadi
  • Contoh kasus: stop $100,00 dan limit $105,00 — order aktif di $100,00 dan hanya tereksekusi antara $100,00 dan $105,00
  • Masa berlaku dan jam: DAY atau GTC, hanya saat jam Regular Market — tidak tersedia di sesi perpanjangan 24-Hour Market

Pertanyaan terkait:

Q: Apa gunanya menentukan dua harga, bukan satu?
Stop price menentukan kapan kamu ingin bertindak, sementara limit price menentukan berapa harga yang bersedia kamu bayar untuk tindakan itu. Stop Order biasa hanya menjawab pertanyaan pertama lalu menerima harga apa pun dari pasar. Menambahkan limit price memberi batas atas saat membeli atau batas bawah saat menjual, sehingga lonjakan mendadak tidak mengeksekusimu di harga yang tak pernah kamu inginkan.

Q: Apa yang terjadi jika harga langsung melompat melewati limit price saya?
Order tidak tereksekusi. Memakai contoh standar, jika stop kamu $100,00 dan limit $105,00 lalu harga melompat dari $99,00 ke $110,00 tanpa berhenti di antaranya, order memang aktif namun tidak pernah menemukan eksekusi di dalam rentangmu. Order tetap terbuka sampai masa berlakunya habis, lalu saldo yang dicadangkan otomatis dikembalikan.

Q: Bagaimana memilih antara Stop Order dan Stop-Limit Order?
Tergantung risiko mana yang lebih mengganggumu. Pilih Stop Order jika yang terpenting adalah ordermu pasti tereksekusi dan kamu bisa menerima harga yang tidak terduga. Pilih Stop-Limit Order jika harga yang terpenting dan kamu lebih rela tidak tereksekusi sama sekali daripada tereksekusi di harga buruk. Keduanya tidak tersedia di luar jam Regular Market.

Q: Bisakah saya memasang Stop-Limit Order di 24-Hour Market?
Tidak bisa. Hanya Limit Order yang diterima di sesi Overnight, Pre-Market, dan Post-Market, dan selalu dengan masa berlaku DAY. Stop-Limit Order, Stop Order, Market Order, serta Stop Loss dan Take Profit semuanya terbatas pada sesi Regular Market, yaitu 21.30–04.00 WIB pada waktu standar dan satu jam lebih awal saat Daylight Saving Time.