Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Bagaimana Perhitungan Laba Rugi Terealisasi pada Transaksi Saham AS di Pluang?

Laba rugi terealisasi adalah hasil yang benar-benar kamu kunci saat menjual, dan Pluang menghitungnya sebagai Jumlah Bersih Penjualan dikurangi Harga Perolehan. Jumlah Bersih Penjualan adalah nilai penjualan setelah seluruh biaya dipotong — biaya transaksi Pluang beserta PPN-nya, biaya JFX dan KBI beserta PPN-nya, ditambah biaya regulator SEC, TAF, dan CAT. Harga Perolehan adalah Harga Beli Rata-Ratamu dikalikan jumlah unit yang kamu jual. Karena biayanya dipotong lebih dulu sebelum pengurangan dilakukan, angka realized kamu selalu sudah bersih dari seluruh ongkos penjualan, bukan sekadar selisih mentah antara harga jual dan harga belimu. Hal ini berbeda dari Laba Rugi Belum Terealisasi, yang merupakan perkiraan berjalan atas posisi yang masih kamu pegang di portofolio dan belum dipotong biaya apa pun karena penjualannya memang belum terjadi.


  • Rumus utama: Laba Rugi Terealisasi = Jumlah Bersih Penjualan − Harga Perolehan.
  • Jumlah Bersih Penjualan: Nilai penjualan dikurangi semua biaya — biaya transaksi, PPN-nya, biaya JFX & KBI, PPN-nya, serta SEC, TAF, dan CAT.
  • Harga Perolehan: Harga Beli Rata-Rata × jumlah unit yang dijual.
  • Contoh perhitungan (Pluang Plus, jual 2 unit di $100, harga beli rata-rata $90): Nilai jual $200; total biaya $0,585; jumlah bersih $199,415; harga perolehan $180; realized gain $19,415.
  • Rincian biaya pada contoh: biaya transaksi $0,40, PPN $0,044, JFX & KBI $0,10, PPN $0,011, SEC $0,01, TAF $0,01, CAT $0,01.
  • Selalu bersih: Angkanya sudah mencakup seluruh biaya sisi jual, bukan hanya biaya transaksi utama.
  • Berbeda dari belum terealisasi: Laba Rugi Belum Terealisasi adalah perkiraan berjalan atas posisi terbuka, tanpa potongan biaya.

Pertanyaan terkait:

Q: Biaya apa saja yang dihitung dalam Jumlah Bersih Penjualan?
Semua yang dikenakan di sisi penjualan. Ini mencakup biaya transaksi Pluang, PPN atas biaya tersebut, biaya JFX dan KBI beserta PPN-nya, serta tiga biaya regulator Amerika Serikat yaitu SEC, TAF, dan CAT. Semuanya dipotong dari nilai penjualan sebelum harga perolehan dikurangkan, itulah sebabnya angka realized kamu lebih rendah daripada perhitungan selisih harga sederhana. Tarif biayamu sendiri tergantung apakah kamu member Pluang Plus atau bukan.

Q: Bagaimana Harga Perolehan dihitung jika saya membeli sahamnya beberapa kali?
Harga Perolehan memakai Harga Beli Rata-Ratamu, yang sudah mencampur seluruh pembelian yang pernah kamu lakukan pada saham tersebut, dikalikan jumlah unit yang benar-benar kamu jual. Jadi jika kamu membeli dalam tiga tahap di harga berbeda lalu menjual sebagian posisimu, perhitungannya menerapkan rata-rata campuran itu pada unit yang dijual, bukan melacak tahap pembelian mana yang dilepas. Cara ini menjaga perhitungannya tetap konsisten.

Q: Bisakah dijelaskan contoh perhitungannya?
Ambil contoh member Pluang Plus yang menjual 2 unit saham di harga $100, dengan harga beli rata-rata $90. Nilai penjualannya $200. Total biayanya $0,585: biaya transaksi $0,40, PPN atasnya $0,044, biaya JFX dan KBI $0,10, PPN atasnya $0,011, serta masing-masing $0,01 untuk SEC, TAF, dan CAT. Jumlah bersihnya menjadi $199,415 dan harga perolehannya $180, sehingga realized gain yang kamu kunci dari transaksi tersebut adalah $19,415.

Q: Mengapa realized gain saya lebih kecil dari selisih harganya?
Karena selisih harga mengabaikan ongkos penjualan. Kenaikan dari $90 ke $100 pada dua unit terlihat seperti keuntungan $20, tetapi biaya transaksi, PPN-nya, biaya JFX dan KBI beserta PPN-nya, serta biaya SEC, TAF, dan CAT semuanya dipotong dari nilai penjualan lebih dulu. Setelah semua itu dikurangkan, angka realized-nya mendarat sedikit di bawah selisih tadi — $19,415 dan bukan $20 pada contoh di atas.