Berapa Pembelian Minimum untuk Kontrak Options di Pluang?
Pembelian minimum untuk kontrak options di Pluang adalah 1 kontrak, dan setiap kontrak merepresentasikan 100 lembar saham dari aset dasarnya (underlying), baik saham maupun ETF. Karena pengali 100 lembar ini, biaya sebenarnya untuk membeli 1 kontrak adalah premi yang tertera dikalikan 100 — bukan sekadar angka premi itu sendiri. Misalnya, jika sebuah opsi memiliki premi Rp30.000 per lembar, membeli 1 kontrak (minimum) akan berbiaya Rp3.000.000 (Rp30.000 dikali 100), belum termasuk biaya lain yang berlaku. Pluang tidak mendukung pembelian kontrak secara pecahan: kamu tidak bisa membeli setengah kontrak atau lot parsial, berbeda dari pembelian saham fraksional yang tersedia pada Saham AS. Pengali 100 lembar dan minimum 1 kontrak ini berlaku sama, baik kamu membeli call, membeli put, atau menjual (menulis) kontrak, dan baik aset dasarnya berupa US Stock Options maupun US ETF Options.
- Pengali kontrak: 1 kontrak options = 100 lembar saham dari aset dasarnya. Ini adalah pengali standar industri yang berlaku umum, bukan pengaturan khusus Pluang.
- Rumus total biaya: Premi per lembar × 100 × jumlah kontrak = total premi yang dibayar (untuk order beli) atau diterima (untuk order jual/tulis), belum termasuk biaya lain.
- Tidak ada kontrak pecahan: Order harus dipasang dalam kelipatan kontrak yang bulat, mulai dari minimum 1 kontrak — tidak ada cara untuk membeli atau menjual sebagian kontrak di Pluang.
- Berlaku untuk semua jenis kontrak: Pengali 100 lembar dan minimum 1 kontrak sama untuk call, put, US Stock Options, maupun US ETF Options, karena keduanya berada di bawah lisensi PT PG Berjangka yang sama.
- Syarat akses: Untuk memasang order options apa pun — termasuk pembelian minimum 1 kontrak — kamu harus menyelesaikan Verifikasi Aset Global & Yield terlebih dahulu, karena Options hanya terbuka pada tier KYC tersebut.
Pertanyaan terkait:
Q: Bagaimana cara menghitung total biaya membeli 1 kontrak options?
Kalikan premi yang tertera (harga per lembar) dengan 100, karena 1 kontrak selalu merepresentasikan 100 lembar saham dari aset dasarnya. Misalnya, premi Rp15.000 berarti total biaya Rp1.500.000 untuk 1 kontrak, belum termasuk biaya lain yang berlaku. Cara hitung ini sama saja baik aset dasarnya saham AS maupun US ETF Options, dan baik kamu membuka long call, long put, atau menulis kontrak.
Q: Bisakah saya membeli kurang dari 1 kontrak options penuh di Pluang?
Tidak, Pluang tidak mendukung kontrak options dalam bentuk pecahan — setiap order harus dipasang dalam kelipatan bulat, dengan minimum 1 kontrak. Ini berbeda dari Saham AS, di mana Pluang memperbolehkan pembelian saham fraksional. Jika saldo kamu tidak cukup untuk menutup biaya 1 kontrak penuh (premi × 100), order tidak bisa dipasang sampai kamu top up.
Q: Apakah aturan 100 lembar per kontrak berlaku untuk call dan put?
Ya, pengalinya sama untuk call dan put — setiap kontrak options di Pluang, apa pun jenis atau arahnya (beli atau tulis), merepresentasikan tepat 100 lembar saham dari aset dasarnya. Satu-satunya variabel yang mengubah total biayamu adalah premi yang tertera, yang bergerak sesuai strike price, tanggal kedaluwarsa, dan kondisi pasar opsi tersebut, bukan pengalinya. Jadi premi $2,00 yang dikutip selalu berarti $200 per kontrak, tipe apa pun yang kamu transaksikan.
Q: Apakah ukuran kontrak berbeda untuk US ETF Options dibanding US Stock Options?
Tidak, US ETF Options menggunakan minimum 1 kontrak dan pengali 100 lembar yang sama dengan US Stock Options, karena kedua produk ini ditawarkan di bawah lisensi dan kerangka regulasi PT PG Berjangka yang sama. Baik aset dasarnya saham individu maupun ETF, 1 kontrak selalu sama dengan 100 lembar, dan total premi dihitung dengan cara yang sama untuk keduanya. Ini membuat penentuan ukuran posisi tetap konsisten, baik kamu bertransaksi kontrak saham maupun ETF.