Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Kenapa Order Options Saya Tidak Tereksekusi di Pluang?

Order options di Pluang biasanya tidak tereksekusi karena salah satu dari dua sebab: likuiditas kontrak yang rendah, atau Limit Order yang harganya belum tersentuh pasar. Kontrak dengan sedikit pembeli dan penjual aktif — biasanya strike price yang jauh out-of-the-money, expiry yang masih lama, atau saham underlying yang kurang aktif diperdagangkan — bisa saja tidak terisi karena tidak ada lawan transaksi yang bersedia bertransaksi di harga kamu. Selain itu, jika kamu menaruh order menggunakan Limit Order, order tersebut hanya akan tereksekusi setelah harga pasar mencapai atau lebih baik dari harga limit yang kamu tetapkan; berbeda dengan Market Order yang langsung tereksekusi di harga terbaik yang tersedia, Limit Order akan tetap pending apabila harga pasar bergerak menjauh dari target kamu. Kedua sebab ini sering saling memperkuat, karena kontrak yang likuiditasnya rendah biasanya juga memiliki spread bid-ask lebih lebar, sehingga makin sulit bagi harga pasar mencapai harga limit kamu. Order yang belum tereksekusi tetap terbuka — tidak otomatis tereksekusi di harga lebih buruk — sampai order terisi, kamu batalkan atau ubah, atau order kedaluwarsa tanpa tereksekusi.


Sebelum menaruh order options, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami soal penyebab order tidak tereksekusi:

  • Likuiditas rendah — Cek open interest dan volume perdagangan kontrak sebelum bertransaksi. Kontrak dengan volume tipis biasanya memiliki spread bid-ask yang lebar, sehingga Limit Order dengan harga yang wajar pun bisa tidak menemukan lawan transaksi.
  • Jenis order yang kurang sesuai — Limit Order melindungi harga masuk/keluar kamu tapi tidak menjamin tereksekusi; Market Order lebih cepat tereksekusi tapi di harga berapa pun yang tersedia saat itu, yang sangat berpengaruh pada kontrak yang kurang likuid.
  • Status pasar — Options hanya dapat tereksekusi saat pasar saham AS yang menjadi underlying sedang buka; order yang ditaruh di luar jam perdagangan, atau saat ada trading halt pada saham underlying, tidak akan tereksekusi sampai perdagangan kembali berjalan.
  • Jaminan/collateral yang tidak cukup untuk posisi short — Menjual (menerbitkan) options membutuhkan margin atau jaminan yang cukup; jika ini tidak terpenuhi, order bisa langsung ditolak alih-alih hanya pending menunggu tereksekusi.

Order yang masih pending tidak menimbulkan risiko tambahan dengan sendirinya — order tersebut hanya belum menemukan lawan transaksi.


Pertanyaan terkait:

Q: Apa beda Market Order dan Limit Order untuk options?
Market Order langsung tereksekusi di harga terbaik yang tersedia saat itu, mengutamakan kecepatan dibanding kepastian harga — cocok untuk kontrak yang likuid. Limit Order hanya tereksekusi di harga yang kamu tetapkan atau lebih baik, memberikan kontrol harga tapi tidak menjamin order akan terisi; jika harga pasar tidak pernah mencapai harga limit kamu, order akan tetap terbuka sampai terisi, kamu batalkan, atau kedaluwarsa. Pilih jenis order berdasarkan mana yang lebih penting untuk transaksi tersebut: kecepatan atau kepastian harga.

Q: Bagaimana cara mengetahui apakah kontrak options memiliki likuiditas rendah sebelum menaruh order?
Cek open interest (total kontrak yang masih beredar) dan volume perdagangan harian kontrak tersebut, yang biasanya ditampilkan di halaman order kontrak — angka yang rendah pada salah satu atau kedua metrik ini menandakan likuiditas yang tipis. Selisih yang lebar antara harga bid dan ask juga jadi tanda lain, karena berarti sedikit pihak yang aktif memberi penawaran di strike dan expiry tersebut. Strike yang jauh out-of-the-money dan expiry yang masih lama biasanya kurang likuid dibanding kontrak near-the-money yang mendekati expiry.

Q: Bisakah saya membatalkan atau mengubah order options yang belum tereksekusi?
Bisa. Order yang masih pending dan belum terisi umumnya dapat kamu batalkan atau ubah harganya dari daftar order terbuka kamu sebelum tereksekusi. Membatalkan order akan melepaskan kembali jaminan atau daya beli yang sebelumnya dikunci untuk order tersebut. Jika kamu mengubah harga Limit Order agar lebih mendekati harga pasar saat ini, kemungkinan order tereksekusi menjadi lebih besar, meski tetap tidak ada garansi order akan terisi.

Q: Apa yang terjadi jika order options saya masih belum tereksekusi sampai kedaluwarsa?
Order yang tidak pernah terisi biasanya kedaluwarsa tanpa tereksekusi, dan dana atau jaminan yang sebelumnya dikunci akan dikembalikan ke saldo kamu — ini berbeda dari posisi yang sudah terbuka, yang akan di-force-close oleh Pluang sekitar satu jam sebelum market tutup pada hari kedaluwarsa kontrak. Karena options Pluang bersifat American-style, posisi short yang terbuka juga membawa risiko assignment lebih awal sebelum kedaluwarsa, tapi order yang belum pernah tereksekusi belum pernah menjadi posisi sama sekali.