Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Kapan Jam Trading Options di Pluang?

Jam trading Options di Pluang sama dengan jam trading Saham AS reguler, yaitu Senin sampai Jumat pukul 21:30–04:00 WIB pada waktu standar, atau 20:30–03:00 WIB selama Daylight Saving Time (DST) berlaku. Pasar tutup pada akhir pekan dan pada hari libur bursa resmi AS, sehingga kamu tidak bisa memasang atau mengeksekusi order Options pada hari-hari tersebut. DST biasanya dimulai pada minggu kedua Maret dan berakhir pada minggu pertama November setiap tahun, membuat seluruh sesi bergeser satu jam lebih awal selama periode itu; Pluang memperbarui jadwal ini secara otomatis di aplikasi, jadi kamu tidak perlu menghitung sendiri tanggal peralihannya. Options tidak memiliki sesi pre-market atau extended-hours terpisah — trading hanya berlangsung dalam satu jendela jam reguler ini, berbeda dengan sebagian Saham AS yang memenuhi syarat untuk trading pre-market atau di 24-Hour Market. Selalu cek Trade Page di aplikasi Pluang untuk status sesi terkini sebelum memasang order Options.


SesiWaktu Standar (WIB)Daylight Saving Time (WIB)
Pasar reguler (Options)21:30–04:0020:30–03:00
  • Hari trading: Hanya Senin sampai Jumat. Options tidak bisa ditransaksikan pada hari Sabtu, Minggu, atau hari libur bursa resmi AS.
  • Periode DST: Dimulai minggu kedua Maret, berakhir minggu pertama November (jadwal AS). Setiap sesi bergeser satu jam lebih awal selama periode ini dan kembali otomatis setelah DST berakhir.
  • Tidak ada extended-hours untuk Options: Sesi pre-market dan 24-Hour Market (tersedia untuk sebagian Saham AS yang berlabel "24") tidak berlaku untuk Options — order Options hanya bisa dipasang dan dieksekusi dalam jendela jam reguler di atas.
  • Menjelang market close: Pada hari kedaluwarsa kontrak Options, Pluang akan force-close posisi terbuka pada kontrak tersebut sekitar 1 jam sebelum market close, bukan membiarkannya berjalan secara pasif hingga cash settlement — pastikan kamu menyesuaikan posisi jauh sebelum jendela penutupan tersebut.

Pertanyaan terkait:

Q: Apakah Daylight Saving Time mengubah jam trading Options saya?
Ya — selama Daylight Saving Time berlaku, sesi pasar reguler Options di Pluang bergeser satu jam lebih awal, menjadi 20:30–03:00 WIB dari sebelumnya 21:30–04:00 WIB. DST berlangsung dari minggu kedua Maret sampai minggu pertama November setiap tahun, mengikuti kalender bursa AS. Pluang menerapkan perubahan ini secara otomatis di aplikasi, sehingga jam yang kamu lihat untuk memasang order selalu mengikuti sesi yang sedang berlaku — kamu tidak perlu menyesuaikan tanggalnya secara manual.

Q: Bisakah saya trading Options di akhir pekan atau hari libur AS?
Tidak. Pasar Options tutup pada hari Sabtu, Minggu, dan setiap hari yang menjadi hari libur bursa resmi AS, sehingga order Options tidak dapat dipasang maupun dieksekusi pada periode tersebut. Order yang kamu kirim saat pasar tutup biasanya akan mengantre, bukan langsung tereksekusi. Cek Trade Page di aplikasi untuk mengetahui jadwal buka pasar berikutnya sebelum memasang order menjelang hari libur.

Q: Apakah ada sesi pre-market atau extended-hours untuk Options?
Tidak. Trading Options di Pluang hanya berlaku pada satu sesi jam reguler — tidak ada jendela pre-market terpisah maupun akses 24-Hour Market untuk Options, meskipun sebagian Saham AS berlabel "24" menawarkan trading di luar jam reguler. Jika kamu biasa trading Saham AS di luar jam reguler, perlu diingat bahwa fleksibilitas yang sama tidak berlaku untuk kontrak Options. Order apa pun yang kamu pasang di luar sesi reguler hanya akan menunggu sampai sesi berikutnya dibuka.

Q: Apa yang terjadi pada posisi Options terbuka saya menjelang market close di hari kedaluwarsa?
Pluang akan force-close posisi terbuka pada kontrak Options yang kedaluwarsa sekitar 1 jam sebelum market close hari itu, bukan membiarkannya berjalan secara pasif hingga cash settlement otomatis. Artinya posisi tersebut ditutup lebih awal dari jam tutup reguler khusus pada hari kedaluwarsa, berbeda dari jam tutup standar 04:00/03:00 WIB pada hari trading biasa. Rencanakan keluarnya posisi di hari kedaluwarsa berdasarkan batas waktu yang lebih awal itu, bukan jam tutup biasa.