Berapa batas maksimal saldo RDN di Pluang?
Pluang tidak menetapkan batas maksimal saldo untuk RDN kamu — kamu bisa menyimpan dana sebanyak yang dibutuhkan untuk rencana investasimu. Batas praktis yang perlu diketahui bukan aturan dari Pluang, melainkan perlindungan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), yang hanya menjamin dana tunai RDN hingga Rp2.000.000.000 per nasabah per bank; saldo di atas ambang batas tersebut tetap sepenuhnya milikmu dan bisa digunakan, tetapi kelebihannya tidak dijamin jika bank mitra itu sendiri gagal. Transaksi tunai dalam jumlah sangat besar dalam satu hari juga bisa tunduk pada aturan pelaporan standar dari lembaga intelijen keuangan Indonesia, terlepas dari apa pun yang dilakukan Pluang. Jika RDN-mu berada di Bank Jago, dana yang mengendap dalam saldo tersebut juga mendapat imbal hasil terpisah sebesar 2% per tahun, dihitung harian dan dikreditkan otomatis, terlepas dari seberapa dekat saldomu dengan ambang batas LPS.
Yang perlu diketahui tentang saldo RDN di Pluang:
- Tidak ada batas atas saldo yang ditetapkan Pluang untuk investor ritel — simpan sesuai kebutuhan rencana investasimu
- Perlindungan LPS berhenti di Rp2.000.000.000 per nasabah per bank; ini aturan sektor perbankan, bukan pembatasan khusus Pluang, dan berlaku sama seperti pada rekening tabungan biasa
- Transaksi tunai di atas ambang tertentu dalam satu hari mungkin memicu pelaporan wajib ke PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) — persyaratan regulasi standar di seluruh lembaga keuangan Indonesia, bukan hal khusus untuk Pluang atau RDN
- Kepemilikan sahammu, yang disimpan terpisah di KSEI, dilindungi hingga Rp100.000.000 per investor melalui SIPF terlepas dari seberapa besar saldo tunai RDN-mu — kedua perlindungan ini independen satu sama lain
Pertanyaan terkait:
Q: Apakah saldo RDN di atas Rp2 miliar masih aman?
Dana tersebut tetap sah menjadi milikmu, tersimpan atas namamu di bank mitra dan terpisah penuh dari aset Pluang, berapa pun jumlahnya. Satu-satunya perbedaan di atas Rp2 miliar adalah bagian yang melebihi ambang tersebut tidak dijamin LPS jika bank itu sendiri gagal — skenario yang terlepas dari operasional Pluang sendiri.
Q: Apakah ada saldo minimum yang harus saya pertahankan di RDN?
Tidak ada saldo minimum berkelanjutan yang diwajibkan. RDN-mu bisa berada di nol selama yang kamu mau di antara transaksi, dengan satu pengecualian: setiap penarikan harus menyisakan minimal Rp1 di rekening, bukan mengosongkannya persis ke nol.
Q: Apakah saldo RDN saya termasuk nilai saham yang saya miliki?
Tidak. Saldo RDN hanya menampilkan dana tunai (IDR) yang tersedia. Nilai saham yang kamu miliki dilacak secara terpisah di portofolio efekmu dan bergerak sesuai harga pasar, berbeda dengan dana tunai RDN.
Q: Apakah ada biaya untuk menyimpan saldo RDN yang besar atau menganggur?
Tidak. Pluang tidak mengenakan biaya inaktivitas atau biaya penyimpanan saldo pada RDN, berapa pun besarnya atau selama apa pun mengendap. Apakah dana menganggur itu mendapat imbal hasil tergantung bank RDN-mu — Bank Jago memberi 2% per tahun, BCA memberi 0%.