Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Apa arti indikator Technical Screener Saham Indonesia di Pluang?

Technical Screener Pluang mengandalkan enam konsep analisis chart standar: RSI, SMA (Simple Moving Average), ADX, tertinggi/terendah 52 minggu, Volume, dan pola Golden Cross. Setiap indikator menjawab pertanyaan berbeda soal pergerakan harga, dan tidak ada yang memprediksi masa depan — semuanya menggambarkan pola yang sudah terjadi.


Panduan singkat:

  • RSI — momentum 0–100; >70 overbought, <30 oversold, 50 netral
  • SMA (20/50/200 hari) — rata-rata harga close N hari; harga di atas MA = bias uptrend
  • ADX — kekuatan tren 0–100; >25 = tren kuat
  • Tertinggi/Terendah 52 Minggu — ekstrem harga setahun; "dekat" biasanya dalam 5%
  • Volume — saham diperdagangkan hari ini; 2× rata-rata 20 hari = aktivitas tidak biasa
  • Golden Cross — MA 50 hari menyilang ke atas MA 200 hari; secara historis bullish, indikator lagging

Catatan: Indikator teknikal menggambarkan apa yang sudah dilakukan harga, bukan apa yang akan terjadi.


Pertanyaan terkait:

T: Kenapa Pluang memakai RSI 75, bukan 70 yang konvensional?
Screener RSI Overbought Pluang sengaja memakai 75 untuk signal lebih ketat dan lebih tinggi keyakinannya dari standar buku teks.

T: Beda SMA dan EMA?
SMA menimbang semua hari setara. EMA menimbang hari terkini lebih berat. Screener Pluang secara eksklusif memakai SMA.