Apa Saja Fundamental Screener untuk Saham Indonesia di Pluang?
Pluang menghadirkan tujuh Fundamental Screener yang memfilter saham Indonesia murni berdasarkan keuangan perusahaan: Profitable Market Leaders, Undervalued Opportunities, High Dividend Yield, Strong Financial Health, Stable Dividend Payers, Top 50 Highest ROA, dan Top 50 Highest ROE. Setiap screener menerapkan kombinasi metrik akuntansi tertentu — seperti ROE, P/E, Dividend Yield, dan Debt-to-Equity — yang dikalibrasi untuk benchmark pasar Indonesia, bukan threshold global generik, sehingga "undervalued" atau "dividen tinggi" punya arti spesifik untuk IDX, bukan sekadar batas sembarangan. Misalnya, Undervalued Opportunities memakai P/E di bawah 13 karena itu rata-rata jangka panjang IDX, dan Profitable Market Leaders mensyaratkan Net Profit Margin di atas 15% karena perusahaan Indonesia tipikal berjalan di 10–12%. Lima dari tujuh screener memakai kriteria threshold tetap yang bisa dilewati berapa pun jumlah saham; dua sisanya (Top 50 Highest ROA dan Top 50 Highest ROE) adalah screener ranking yang selalu menampilkan tepat 50 saham terlepas dari threshold.
Tujuh Fundamental Screener dan kriterianya:
| Screener | Kriteria | Yang ditampilkan |
|---|---|---|
| Profitable Market Leaders | Market Cap > Rp500 triliun DAN Net Profit Margin > 15% DAN ROE > 15% | Perusahaan Indonesia besar dengan profitabilitas tinggi |
| Undervalued Opportunities | P/E di bawah 13 (di atas 4) DAN P/B < 1,5 DAN Debt-to-Equity < 0,7 | Saham murah relatif terhadap laba dan nilai buku, tanpa utang berlebih |
| High Dividend Yield | Dividend Yield > 5% DAN Riwayat Dividen Konsisten (>5 tahun) DAN Market Cap > Rp100 triliun | Pembayar dividen besar dan andal |
| Strong Financial Health | Debt-to-Equity < 0,5 DAN ROE > 20% DAN Interest Coverage Ratio > 15 | Perusahaan utang rendah dengan return kuat dan beban bunga yang mudah ditutup |
| Stable Dividend Payers | Dividend Yield 3–7% DAN Dividend Payout Ratio < 60% DAN EPS Growth positif (5 tahun) | Saham dividen stabil dengan ruang tumbuh |
| Top 50 Highest ROA | 50 saham teratas diurutkan berdasarkan Return on Assets | 50 saham Indonesia dengan profit terbanyak per Rupiah aset |
| Top 50 Highest ROE | 50 saham teratas diurutkan berdasarkan Return on Equity | 50 saham Indonesia dengan profit terbanyak per Rupiah ekuitas |
Kenapa threshold dikalibrasi untuk Indonesia: Net Profit Margin tipikal Indonesia sekitar 10–12%, jadi threshold 15% di Profitable Market Leaders benar-benar menandai outperformer, bukan sekadar rata-rata pasar. Rata-rata P/E IDX jangka panjang di 13–15, itulah kenapa 13 dipakai sebagai cutoff "undervalued" alih-alih benchmark global yang lebih rendah. Tidak paham arti metrik ini dalam bahasa sederhana? Lihat FAQ arti metrik Fundamental Screener untuk penjelasan lengkap P/E, P/B, ROE, ROA, Debt-to-Equity, dan lainnya.
Pertanyaan terkait:
Q: Kenapa threshold P/E Undervalued Opportunities "di bawah 13 tapi di atas 4"?
Di bawah 13 menangkap saham yang murah relatif terhadap rata-rata jangka panjang P/E IDX 13–15. Di atas 4 menyaring saham yang mungkin hanya tampak murah karena labanya tidak andal, satu kali, atau akan menurun — P/E yang sangat rendah sering jadi tanda peringatan, bukan tawaran murah.
Q: Beda High Dividend Yield dan Stable Dividend Payers?
High Dividend Yield memprioritaskan payout tertinggi saat ini, mensyaratkan yield di atas 5% plus riwayat konsisten 5 tahun. Stable Dividend Payers memprioritaskan keberlanjutan dibanding besaran — yield moderat 3–7% dikombinasikan dengan payout ratio di bawah 60% dan pertumbuhan EPS positif 5 tahun, sehingga dividen punya ruang untuk terus tumbuh bukan sekadar tetap tinggi.
Q: Apakah Top 50 Highest ROA dan Top 50 Highest ROE daftar yang sama?
Tidak, dan sering cukup berbeda. ROA mengukur laba per Rupiah total aset, sementara ROE mengukur laba per Rupiah ekuitas pemegang saham. Perusahaan dengan utang tinggi bisa mencatat ROE tinggi sementara ROA-nya tetap rendah, karena utang membesarkan return berbasis ekuitas tanpa membuat perusahaan lebih efisien menggunakan total asetnya.
Q: Apakah Fundamental Screener update real-time?
Tidak, untuk data keuangan dasarnya. Metrik seperti ROE, P/E, dan Dividend Yield hanya update saat perusahaan merilis laporan kuartalan atau tahunan, sehingga status screener fundamental sebuah saham bisa tidak berubah selama berminggu-minggu. Kolom harga live dan % perubahan 1 hari tetap update real-time selama jam trading.