Apa Itu Slippage dalam Crypto Futures?
Slippage dalam Crypto Futures adalah selisih antara harga yang kamu perkirakan saat order akan tereksekusi dan harga sebenarnya saat order tersebut terisi, disebabkan oleh pergerakan pasar dalam rentang waktu antara kamu memasang order dan order tersebut dicocokkan. Slippage paling relevan pada Market Order, karena Market Order tereksekusi langsung terhadap harga yang tersedia di order book saat itu juga, bukan menunggu harga tertentu — misalnya, jika kamu memasang Market Order untuk membeli dengan perkiraan terisi di sekitar USDT 60.000, tapi pergerakan harga yang cepat atau likuiditas order book yang tipis membuat order kamu terisi pada harga rata-rata USDT 60.150, selisih USDT 150 tersebut adalah slippage. Limit Order tidak terekspos slippage dengan cara yang sama, karena Limit Order hanya terisi pada harga yang kamu tentukan atau lebih baik, tidak pernah pada harga yang lebih buruk dari yang kamu tetapkan. Slippage cenderung meningkat saat volatilitas tinggi atau likuiditas rendah pada suatu kontrak, ketika lebih sedikit order yang mengantre pada level harga terdekat dengan harga pasar saat ini.
- Slippage terjadi khusus pada saat eksekusi order — ini adalah selisih antara harga yang diperkirakan dan harga eksekusi sebenarnya, bukan konsep valuasi atau perhitungan risiko.
- Market Order membawa eksposur slippage tertinggi, karena mengutamakan eksekusi langsung dibanding kepastian harga.
- Limit Order menghindari slippage secara desain: hanya tereksekusi pada harga yang kamu tetapkan atau lebih baik, meski dengan konsekuensi kemungkinan tidak terisi sama sekali jika pasar tidak pernah mencapai harga tersebut.
- Slippage cenderung lebih besar saat pasar bergerak cepat atau pada kontrak dengan kedalaman order book yang lebih tipis, karena Market Order harus terisi terhadap lebih sedikit level harga yang tersedia.
- Slippage adalah konsep yang berbeda dari selisih antara Mark Price dan harga transaksi terakhir: Mark Price adalah rata-rata tertimbang yang digunakan untuk perhitungan PnL belum terealisasi dan likuidasi, sedangkan slippage khusus mengenai selisih antara harga eksekusi yang kamu perkirakan dan harga terisi sebenarnya dari order kamu di order book.
Pertanyaan terkait:
T: Jenis order mana yang paling terpengaruh oleh slippage?
Market Order paling terekspos slippage, karena tereksekusi langsung terhadap likuiditas order book yang tersedia alih-alih menunggu harga tertentu, yang berarti harga terisi bisa berbeda dari harga yang ditampilkan saat kamu memasang order. Limit Order tidak terpengaruh dengan cara yang sama, karena hanya tereksekusi pada harga yang kamu tentukan atau yang lebih baik. Perbedaan ini paling terasa pada kontrak dengan volume perdagangan rendah, di mana lebih sedikit order tersedia untuk mengisi permintaan Market Order kamu secara instan.
T: Apakah slippage hanya terjadi saat volatilitas tinggi?
Tidak. Slippage bisa terjadi kapan saja eksekusi order membutuhkan waktu sesaat untuk dicocokkan dengan likuiditas yang tersedia, tapi menjadi lebih terasa saat volatilitas tinggi atau pada kontrak dengan kedalaman order book yang lebih tipis, karena harga bergerak lebih cepat dan lebih sedikit order yang mengantre di level harga terdekat. Dalam kondisi yang lebih tenang dan likuid, slippage pada Market Order tetap cukup kecil hingga tidak terasa.
T: Apakah slippage sama dengan selisih antara Mark Price dan harga transaksi terakhir?
Tidak, keduanya konsep yang berbeda. Slippage adalah selisih antara harga yang kamu perkirakan saat order akan tereksekusi dan harga sebenarnya saat order tersebut terisi di order book. Selisih antara Mark Price dan harga transaksi terakhir adalah mekanisme terpisah — Mark Price adalah rata-rata tertimbang di berbagai bursa utama yang digunakan untuk PnL belum terealisasi dan pemicu likuidasi, sedangkan harga transaksi terakhir mencerminkan eksekusi order book paling baru yang sebenarnya terjadi.
T: Bisakah saya menghindari slippage sepenuhnya dengan menggunakan Limit Order?
Bisa, dalam artian Limit Order hanya tereksekusi pada harga yang kamu tentukan atau lebih baik, sehingga tidak akan pernah terisi pada harga yang lebih buruk dari yang kamu tetapkan — menghilangkan risiko slippage pada order tersebut. Konsekuensinya, Limit Order mungkin tidak terisi sama sekali jika harga pasar tidak pernah mencapai level yang kamu tentukan, jadi kamu menukar kepastian eksekusi dengan kepastian harga.