Apa Itu Likuidasi pada Perpetual Trading?
Likuidasi adalah penutupan paksa posisi Crypto Futures yang terjadi ketika margin kamu turun di bawah maintenance margin yang dibutuhkan untuk menjaga posisi tetap terbuka. Exchange menutup posisi tersebut secara otomatis pada titik itu, dan margin yang menopangnya hangus sesuai mode margin yang kamu gunakan. Semakin tinggi leverage yang digunakan, semakin kecil pergerakan harga yang dibutuhkan untuk memicu likuidasi, karena leverage menentukan seberapa besar buffer antara harga entry kamu dan titik di mana marginmu habis.
- Likuidasi dipicu berdasarkan Mark Price — rata-rata tertimbang di berbagai exchange global besar — bukan harga transaksi terakhir, untuk mengurangi risiko likuidasi akibat lonjakan harga sesaat.
- Contoh: posisi dengan margin $50 pada leverage 10x mengontrol eksposur $500. Pergerakan 10% yang merugikan menghabiskan margin $50 tersebut. Pada leverage 25x, margin $50 yang sama mengontrol eksposur $1.250, sehingga hanya pergerakan 4% yang dibutuhkan untuk hasil yang sama.
- Apakah likuidasi hanya memengaruhi posisi tersebut atau saldo Futures secara keseluruhan ditentukan oleh mode margin — Isolated Margin membatasi kerugian pada margin posisi itu saja, sedangkan Cross Margin dapat menggunakan seluruh saldo Futures yang dibagi bersama.
- Peringatan margin call muncul sebelum likuidasi, tapi di market yang bergerak cepat, posisi bisa berpindah dari peringatan ke likuidasi dengan cepat.
- Likuidasi adalah risiko terbesar dalam perpetual trading dengan leverage — semakin tinggi leverage, semakin tipis buffer kamu terhadap pergerakan harga normal.
Pertanyaan terkait:
T: Apa yang memicu likuidasi pada perpetual trading?
Likuidasi dipicu ketika saldo margin kamu turun di bawah maintenance margin. Exchange menutupnya pada mark price, menghanguskan margin di bawah ambang maintenance.
T: Apakah leverage yang lebih tinggi membuat likuidasi lebih mungkin terjadi?
Ya. Posisi dengan leverage 25x bisa dilikuidasi oleh pergerakan sekitar seperempat dari yang dibutuhkan pada leverage 10x — memilih leverage sama pentingnya dengan memilih arah.
T: Apakah harga transaksi terakhir digunakan untuk memicu likuidasi?
Tidak. Likuidasi menggunakan Mark Price, rata-rata tertimbang di berbagai exchange global besar, untuk menghindari likuidasi akibat lonjakan harga sesaat di satu order book.
T: Bisakah likuidasi terjadi tanpa peringatan sama sekali?
Tidak selalu, tapi di market yang bergerak cepat, posisi bisa segera berpindah dari zona margin call ke likuidasi, itulah sebabnya memantau secara aktif lebih penting daripada notifikasi saja.
T: Apakah likuidasi selalu menghabiskan seluruh saldo Futures saya?
Tidak. Isolated Margin membatasi kerugian pada margin posisi tersebut; Cross Margin dapat menggunakan seluruh saldo Futures yang dibagi bersama di posisi yang memakai mode tersebut.