Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Apa Saja Faktor yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Berinvestasi di Crypto Futures?

Sebelum berinvestasi di Crypto Futures, pertimbangkan lima faktor: leverage memperbesar potensi untung sekaligus rugi karena sebagian besar dari 49 kontrak aktif mendukung leverage hingga 25x sementara BAT, FIL, dan ZRX dibatasi maksimal 10x, kontrak tidak memiliki tanggal kedaluwarsa sehingga kamu bisa memegang posisi jangka panjang karena Pluang hanya menawarkan kontrak perpetual, pasar buka 24/7 untuk fleksibilitas jadwal, kemampuan short selling memungkinkan kamu untung saat harga turun berbeda dari strategi spot saja, dan kompleksitas tambahan dari margin, funding rate, dan mekanisme likuidasi bisa membingungkan trader baru. Tidak satu pun dari faktor ini membuat Crypto Futures bebas risiko — trading berleverage tetap membawa risiko kerugian nyata, termasuk likuidasi, terlepas dari seberapa baik kamu memahami mekanismenya sejak awal. Menimbang kelima faktor ini bersama-sama, bukan hanya berfokus pada potensi profitnya saja, memberi gambaran yang lebih lengkap tentang apa yang sebenarnya terlibat dalam memegang posisi Crypto Futures.


Lima faktor yang perlu ditimbang sebelum mulai:

  1. Leverage berlaku dua arah — potensi besar untuk untung signifikan dan sama besarnya potensi rugi signifikan; sebagian besar kontrak mengizinkan hingga 25x sementara BAT, FIL, dan ZRX dibatasi 10x.
  2. Tanpa tanggal kedaluwarsa — ruang untuk strategi trading jangka panjang, bukan deadline paksa, karena Pluang hanya menawarkan kontrak perpetual.
  3. Pasar tidak pernah tutup — diperdagangkan 24/7, memberi fleksibilitas kapan kamu trading.
  4. Kemampuan short selling — profit bahkan saat pasar menurun, bukan hanya saat naik.
  5. Kompleksitas tambahan — mekanisme leverage, margin, funding rate, dan likuidasi bisa membingungkan trader baru.

Pertanyaan terkait:

T: Apakah leverage hanya memperbesar potensi profit saya?
Tidak. Leverage memperbesar potensi untung sekaligus rugi, jadi perlu disesuaikan dengan hati-hati. Sebagian besar dari 49 kontrak Crypto Futures aktif di Pluang mendukung leverage hingga 25x, sementara BAT, FIL, dan ZRX dibatasi maksimal 10x, tapi bahkan di batas yang lebih rendah, leverage tetap memperbesar kedua hasil dengan besaran yang sama dibanding posisi tanpa leverage. Memahami batas kontrak spesifik kamu sebelum membuka posisi membantu kamu menetapkan ekspektasi yang realistis tentang seberapa cepat pergerakan harga bisa mendekatkan kamu ke likuidasi.

T: Bisakah saya trading Crypto Futures di luar jam pasar standar?
Ya. Pasar Crypto Futures buka 24/7, jadi kamu tidak terbatas pada jam pasar tertentu. Ini juga berarti berita yang memengaruhi harga bisa berdampak pada posisi terbuka kamu kapan saja, termasuk larut malam atau akhir pekan, jadi mengandalkan waktu terjaga di jam kerja standar bukan cara yang bisa diandalkan untuk memantau risiko. Ada baiknya membiasakan diri mengecek posisi terbuka kamu secara berkala sepanjang siang dan malam, bukan berasumsi periode yang tenang akan tetap tenang sampai kamu kembali ke layar.

T: Bisakah saya untung saat harga kripto turun?
Ya, dengan membuka posisi short, yang menghasilkan profit saat harga turun. Ini salah satu perbedaan paling jelas antara Crypto Futures dan strategi Crypto Assets (spot), karena spot hanya untung dari kenaikan harga dan mengharuskan kamu sudah memiliki aset sebelum bisa menjualnya. Ini juga berarti short yang diambil di waktu yang tepat bisa mengubah penurunan pasar yang luas, yang jika tidak hanya akan menghasilkan kerugian pada portofolio spot, menjadi trading yang menguntungkan.

T: Apakah Crypto Futures cocok untuk trader pemula tanpa latar belakang derivatif?
Bisa membingungkan di awal — kompleksitas tambahan dari leverage, margin, funding rate, dan likuidasi berarti trader baru sebaiknya memahami mekanismenya dulu sebelum membuka posisi. Memulai dengan ukuran posisi lebih kecil dan leverage lebih rendah sambil membiasakan diri dengan cara kerja Margin Level dan likuidasi adalah pendekatan yang lebih hati-hati dibanding langsung membuka posisi dengan leverage maksimum. Meninjau bagaimana Margin Level bergerak seiring perubahan pasar, bahkan pada posisi uji coba kecil, bisa membangun intuisi yang dibutuhkan sebelum mengalokasikan modal signifikan ke trading berleverage.