Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Bagaimana Cara Kerja Crypto Futures di Pluang?

Crypto Futures di Pluang memungkinkan kamu membuka posisi long saat kamu memperkirakan harga akan naik, atau posisi short saat kamu memperkirakan harga akan turun, dengan leverage sehingga ukuran posisi kamu bisa melebihi modal yang benar-benar kamu setorkan. Setiap kontrak dikuotasikan dan diselesaikan dalam USDT saja — tidak pernah IDR — yang membedakan Crypto Futures dari Crypto Assets (spot), di mana trading dilakukan sepenuhnya dalam IDR. Karena Pluang hanya menawarkan kontrak perpetual tanpa tanggal kedaluwarsa, funding rate dipertukarkan antara pemegang posisi long dan short setiap 8 jam alih-alih kontrak yang settle di tanggal tertentu, dan funding rate ini menjaga harga futures tetap mendekati harga spot yang mendasarinya alih-alih membiarkan keduanya melebar. Leverage memperbesar potensi untung sekaligus potensi rugi dengan besaran yang sama, jadi ukuran posisi harus selalu disesuaikan dengan kemampuan kamu menanggung rugi, bukan sekadar batas maksimum yang diizinkan kontrak.


Empat elemen dasar transaksi Crypto Futures:

  1. Arah — long atau short — buka long jika memperkirakan harga naik, short jika memperkirakan harga turun. Kedua arah bisa sama-sama menghasilkan profit, berbeda dengan trading spot.
  2. Leverage — mengendalikan posisi lebih besar dari modal kamu. Memperbesar potensi untung sekaligus potensi rugi dengan besaran yang sama.
  3. Funding rate setiap 8 jam — dipertukarkan antara pemegang posisi long dan short untuk menyelaraskan harga kontrak dengan harga spot, karena kontrak Crypto Futures tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.
  4. Penyelesaian hanya dalam USDT — setiap kontrak dikuotasikan dan diselesaikan dalam USDT, tidak pernah IDR, berbeda dari Crypto Assets (spot) yang trading dalam IDR saja.

Pertanyaan terkait:

T: Posisi apa yang saya buka jika saya memperkirakan harga akan naik?
Buka posisi long. Kamu untung jika harga naik sebelum kamu menutup posisi, dan besarnya keuntungan mengikuti seberapa jauh harga bergerak menguntungkan kamu dari titik entry, sebelum biaya dan funding rate dikurangkan dari hasil akhirnya. Namun jika harga justru turun setelah kamu membuka posisi long, posisi tersebut berubah menjadi rugi, sehingga tetap dibutuhkan rencana keluar dan buffer margin seperti trading berleverage lainnya.

T: Posisi apa yang saya buka jika saya memperkirakan harga akan turun?
Buka posisi short. Kamu untung jika harga turun sebelum kamu menutup posisi — mekanismenya bekerja berkebalikan dari posisi long, memungkinkan kamu memperoleh manfaat dari pasar yang menurun tanpa perlu menunggu harga naik terlebih dahulu. Short bukan sekadar kebalikan label dari long — kamu mengandalkan pergerakan harga turun, bukan naik, sehingga leverage dan risiko likuidasi yang sama tetap berlaku pada posisi ini.

T: Dalam mata uang apa kontrak Crypto Futures di Pluang dikuotasikan?
Selalu USDT. Kontrak Crypto Futures hanya pasangan USDT dan tidak pernah dikuotasikan atau diselesaikan dalam IDR, berbeda dari Crypto Assets (spot) di Pluang yang trading sepenuhnya dalam IDR sebagai produk yang terpisah. Artinya saldo dompet Futures, margin, dan profit yang direalisasikan kamu semuanya dicatat dalam USDT, jadi kamu perlu mengonversi atau mentransfer dana jika kamu juga memiliki posisi Crypto Assets (spot) dalam IDR.

T: Kenapa harga kontrak futures tetap mendekati harga spot?
Mekanisme funding rate, yang dipertukarkan setiap 8 jam, mentransfer pembayaran antara pemegang posisi long dan short berdasarkan selisih harga futures terhadap spot, sehingga kontrak tidak melebar terlalu jauh dari aset yang mendasarinya. Saat harga futures diperdagangkan di atas spot, pemegang posisi long membayar funding rate kepada pemegang short, dan arah pembayaran ini berbalik saat harga futures berada di bawah spot.

T: Apakah leverage memperbesar potensi untung sekaligus rugi?
Ya. Leverage memperbesar hasil di kedua arah dengan faktor yang sama, jadi posisi yang diambil terlalu agresif dibanding toleransi risiko kamu bisa kehilangan modal secepat ia bisa menghasilkan untung. Posisi dengan leverage 10x misalnya, bergerak sekitar sepuluh kali lebih cepat di kedua arah dibanding trading tanpa leverage, itulah kenapa ukuran posisi dan rencana keluar yang jelas makin penting seiring bertambahnya leverage.