Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Apa itu Auto-Deleverage (ADL) pada Crypto Futures Pluang?

Auto-Deleverage (ADL) adalah mekanisme risiko upaya terakhir pada Crypto Futures Pluang yang otomatis menutup posisi terbuka untuk menyelesaikan likuidasi trader lain yang tidak bisa diserap pasar. ADL baru aktif setelah posisi yang terlikuidasi gagal menemukan lawan transaksi di order book dan kerugiannya sudah menghabiskan seluruh lapisan perlindungan di depannya. Crypto Futures Pluang diperdagangkan di bursa Central Finansial X (CFX) dan dikliringkan melalui Kliring Komoditi Indonesia (KKI), dan ADL merupakan bagian dari mesin risiko di tingkat bursa CFX, bukan fitur buatan Pluang. Jika ADL mengenai posisimu, posisi itu ditutup otomatis pada Auto-Deleverage Price yang sudah ditentukan, kamu menerima notifikasi, dan jumlah yang ditutup tercatat di riwayat transaksimu. Tidak ada tindakan yang perlu kamu lakukan, tidak bisa ditolak, dan tidak bisa dibatalkan — tetapi ADL memang dirancang agar jarang terjadi.


  • Apa yang sebenarnya dilakukan ADL: ADL menutup kedua sisi transaksi sekaligus. Posisi yang terlikuidasi — yang saat itu sudah dipegang akun likuidasi kliring — dan satu posisi lawan milik trader yang tidak sedang terlikuidasi ditutup bersamaan pada Auto-Deleverage Price yang persis sama, sehingga transaksi tersebut lunas tanpa menyisakan kerugian yang tak terbayar di sistem.
  • Posisi ADL dalam urutan: ADL adalah langkah keempat dan terakhir. Kerugian ditanggung lebih dulu oleh maintenance margin trader yang terlikuidasi, lalu oleh security deposit broker, lalu oleh dana asuransi bersama. Baru setelah ketiganya habis, ADL terpicu.
  • Apa itu Auto-Deleverage Price: titik harga tetap di bawah bankruptcy price, dihitung per posisi. Pada posisi yang dibuka di harga 100 dengan leverage 5x, harga likuidasi berada di 85, bankruptcy price di 80, dan Auto-Deleverage Price di 75 — titik saat kerugian sudah melampaui anggaran perlindungan yang tersedia untuk posisi itu.
  • Bisa sebagian saja: ADL hanya menutup sebanyak yang dibutuhkan untuk menutup kekurangan, jadi posisimu bisa saja hanya berkurang ukurannya, bukan tertutup seluruhnya.
  • Kenapa mekanisme ini ada, dan seberapa sering terjadi: tanpa ADL, likuidasi yang tidak selesai akan menyisakan kerugian yang tidak ada penanggungnya. Dana asuransi justru ada untuk menyelesaikan likuidasi sebelum mencapai titik itu, sehingga ADL merupakan penyangga terakhir, bukan bagian rutin dari trading, dan jarang terjadi dalam praktiknya. Tidak ada angka frekuensi yang dipublikasikan untuk ADL — seberapa sering terjadinya bergantung pada kondisi pasar dan seberapa aktif sebuah kontrak diperdagangkan.

Pertanyaan terkait:

Q: Apakah ADL sama dengan posisi saya terlikuidasi?
Tidak. Likuidasi terjadi pada posisimu karena marginmu sendiri habis. ADL terjadi pada posisimu karena likuidasi orang lain tidak bisa diselesaikan, dan posisimu terpilih di sisi berlawanan dari transaksi itu. Kesehatan marginmu bisa saja dalam kondisi baik-baik saja saat ADL menutup posisimu, dan itulah yang membuatnya terasa sangat berbeda dari likuidasi biasa.

Q: Apakah ADL menutup seluruh posisi saya atau hanya sebagian?
Keduanya mungkin. ADL hanya mengurangi posisi sebesar jumlah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan likuidasi yang tertunggak, jadi kekurangan kecil bisa hanya mengambil sebagian posisimu, sementara kekurangan besar bisa menutupnya seluruhnya. Cek riwayat transaksimu untuk melihat kuantitas pasti yang ditutup dan realized P&L-nya, karena sisa posisimu tetap terbuka sebagai posisi aktif.

Q: Bisakah saya mematikan atau menolak ADL?
Tidak. ADL tertanam di mesin risiko bursa CFX dan berlaku untuk setiap posisi Crypto Futures yang terbuka di platform. Tidak ada pengaturan di aplikasi Pluang maupun Web Trading untuk menonaktifkannya, dan tidak ada jenis akun yang dikecualikan. Yang bisa kamu pengaruhi adalah seberapa besar kemungkinan posisimu terpilih, yang bergantung pada leverage dan keuntungan belum terealisasimu.

Q: Bagaimana saya tahu posisi saya ditutup karena Auto-Deleverage?
Kamu menerima notifikasi saat hal itu terjadi, dan transaksi penutupannya tercatat di riwayat transaksi Crypto Futures beserta kuantitas, harga eksekusi, dan realized P&L-nya. Kalau ada posisi yang hilang atau menyusut tanpa kamu tutup dan tanpa didahului rangkaian margin call, ADL adalah salah satu kemungkinan yang layak kamu cocokkan dengan riwayat transaksimu. Kalau riwayat itu masih belum menjelaskan, layanan pelanggan Pluang bisa memastikan penyebab penutupannya dari ID order.

Q: Apakah Auto-Deleverage juga terjadi di crypto spot Pluang?
Tidak. ADL hanya ada di pasar derivatif berleverage, sehingga berlaku untuk Crypto Futures dan bukan crypto spot. Saat kamu membeli crypto spot di Pluang, kamu memiliki asetnya secara utuh tanpa eksposur pinjaman, tanpa posisi lawan yang perlu diselesaikan, sehingga tidak ada mekanisme likuidasi maupun ADL yang melekat pada kepemilikanmu. Nilai aset spot bisa turun, tetapi tidak ada yang menutupnya untukmu — aset itu tetap milikmu sampai kamu memutuskan menjualnya.