Perbedaan Under Armour Inc Class A dan VF Corp: Under Armour Inc Class A diperdagangkan di $5,37 (kapitalisasi pasar $2,57B), sedangkan VF Corp diperdagangkan di $14,84 (kapitalisasi pasar $5,86B). Perbedaan utamanya: VF Corp jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Under Armour Inc Class A, dan VF Corp membagikan dividen 2,42%, sedangkan Under Armour Inc Class A tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| UAA | VFC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $2,57B | $5,86B |
Sektor | Consumer Cyclical | Consumer Cyclical |
Tertinggi 52 Minggu | $8,14 | $21,55 |
Terendah 52 Minggu | $4,17 | $11,79 |
Nilai Perusahaan | $3,55B | $10,14B |
Imbal Hasil Dividen | — | 2,42% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham UAA diperdagangkan pada $6.11, turun 4.38% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Perusahaan mencatat penurunan pendapatan menjadi $5.16 miliar pada 2025 dan rugi bersih $201.27 juta, meski beberapa kuartal terakhir mengungguli ekspektasi laba per saham. Arus kas operasional negatif $59.32 juta pada 2025, dan rasio utang terhadap aset meningkat menjadi 26.95 pada 2026. Berita terbaru menyoroti penurunan pendapatan dan revisi outlook yang lebih hati-hati.
Outlook UAA menghadapi tekanan dari penurunan pendapatan dan margin negatif, namun valuasi P/S rendah di 0.53 dan beberapa beat EPS kuartalan memberikan sedikit harapan. Risiko utama termasuk permintaan lemah di pasar utama dan tekanan margin, sementara konsensus analis lebih condong ke Hold dengan target harga $5.96.
VFC diperdagangkan pada $14.99, turun 1.63% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan harga mendekati level support $14.00. Perusahaan melaporkan kerugian bersih $189.72 juta pada 2025, dengan margin laba bersih negatif 2%, meskipun pendapatan $9.5 miliar dan laba kotor $5.08 miliar. Kinerja Vans yang lemah dan pergantian CFO menjadi perhatian utama, sementara target konsensus analis $17.44 menawarkan potensi kenaikan.
Outlook VFC bergantung pada pemulihan brand Vans dan pengurangan utang, dengan risiko dari tekanan konsumen dan persaingan. Meskipun valuasi P/S 0.62 menarik, margin laba yang rendah dan tren pendapatan yang datar pada 2026 membatasi prospek jangka pendek. Analis sebagian besar netral (50% Hold), mencerminkan ketidakpastian dalam eksekusi turnaround.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Under Armour mengembangkan, memasarkan, dan mendistribusikan pakaian, sepatu, dan aksesoris olahraga di Amerika Serikat dan beberapa wilayah lainnya. Konsumen pakaian mereka meliputi atlet profesional dan amatir, tim bersponsor baik profesional maupun sekolah, dan orang-orang dengan gaya hidup aktif. Perusahaan ini telah menjual barangnya melalui direct-to-consumer, termasuk e-commerce dan lebih dari 400 toko factory house dan brand house. Under Armour juga mengoperasikan aplikasi fitness digital bernama MapMyFitness. Perusahaan yang bermarkas di Baltimore ini didirikan tahun 1996.
Selengkapnya di halaman UAA →VF mendesain, memproduksi, dan mendistribusikan pakaian dan aksesoris bermerek. Kategori pakaian terbesarnya mencakup olahraga, outdoor, dan pakaian kerja. Portofolionya terdiri dari berbagai merek termasuk Vans, The North Face, Timberland, Supreme, dan Dickies. VF memasarkan produknya di Amerika, Eropa, dan Asia-Pasifik melalui penjualan grosir ke peritel, e-commerce, dan toko bermerek yang dimiliki oleh perusahaan dan mitra. VF telah berkembang melalui beberapa akuisisi.
Selengkapnya di halaman VFC →