Perbedaan Toro Company (The) Common Stock dan Under Armour Inc Class A: Toro Company (The) Common Stock diperdagangkan di $99,78 (kapitalisasi pasar $9,30B), sedangkan Under Armour Inc Class A diperdagangkan di $4,91 (kapitalisasi pasar $2,03B). Perbedaan utamanya: Toro Company (The) Common Stock jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar Under Armour Inc Class A, dan Toro Company (The) Common Stock membagikan dividen 1,59%, sedangkan Under Armour Inc Class A tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Toro Company (The) Common Stock selama 0 Hari dan Under Armour Inc Class A selama 99 Hari.
| TTC | UAA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $9,30B | $2,03B |
Volume | 420.909 | 7.140.862 |
Sektor | Industrials | Consumer Cyclical |
Tertinggi 52 Minggu | $101,76 | $8,14 |
Terendah 52 Minggu | $67,99 | $4,17 |
Rata-rata Waktu Simpan | 0 Hari | 99 Hari |
Nilai Perusahaan | $10,20B | $3,01B |
Imbal Hasil Dividen | 1,59% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Toro Company (TTC) diperdagangkan di $97.88 dengan kenaikan 1.27% hari ini, menunjukkan momentum positif setelah melampaui ekspektasi pendapatan kuartal ketiga. Perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan 8.4% menjadi $1.23 miliar pada Q3 2026 dan meningkatkan panduan laba penuh tahun. Valuasi dengan P/E 26.17 dan ROE 26.45% mencerminkan kualitas fundamental yang kuat, didukung oleh pertumbuhan di segmen profesional dan residensial.
Outlook positif dengan target konsensus analis $117.50 memberikan potensi apresiasi 20%, namun risiko termasuk tekanan inflasi, tarif impor, dan volatilitas pasar. Eksekusi strategi infrastruktur dan otomatisasi oleh CEO baru menjadi katalis pertumbuhan, meskipun margin laba bersih 7.64% perlu dipertahankan di tengah tantangan makroekonomi.
UAA diperdagangkan di $4.9 dengan penurunan 0.61% hari ini, mendekati target konsensus analis $5.79. Teknikal menunjukkan sinyal bullish dengan moving averages positif namun RSI mendekati zona jenuh beli. Fundamental menghadapi tantangan dengan margin laba bersih negatif -9.99% dan penurunan revenue dari $5.7B (2024) menjadi $5.2B (2025), meski valuasi P/S 0.42 menarik. Berita terkini menyoroti transformasi merek dan fokus produk premium untuk mengimbangi permintaan yang melunak.
Outlook UAA bercampur: potensi upside 18% menuju target harga analis vs risiko penurunan revenue berkelanjutan. Peluang terletak pada perbaikan margin dan eksekusi transformasi merek, sementara risiko utama adalah lemahnya permintaan di pasar Amerika Utara dan tekanan profitabilitas. Investor perlu memantau kemampuan perusahaan dalam menstabilkan pendapatan sambil mempertahankan disiplin biaya.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Toro Company merancang, memproduksi, dan memasarkan peralatan untuk perawatan rumput (turf), penanganan salju dan es, lanskap, konstruksi, serta irigasi. Produknya digunakan di lapangan golf, lapangan olahraga, serta properti residensial dan komersial di lebih dari 125 negara.
Selengkapnya di halaman TTC →Under Armour mengembangkan, memasarkan, dan mendistribusikan pakaian, sepatu, dan aksesoris olahraga di Amerika Serikat dan beberapa wilayah lainnya. Konsumen pakaian mereka meliputi atlet profesional dan amatir, tim bersponsor baik profesional maupun sekolah, dan orang-orang dengan gaya hidup aktif. Perusahaan ini telah menjual barangnya melalui direct-to-consumer, termasuk e-commerce dan lebih dari 400 toko factory house dan brand house. Under Armour juga mengoperasikan aplikasi fitness digital bernama MapMyFitness. Perusahaan yang bermarkas di Baltimore ini didirikan tahun 1996.
Selengkapnya di halaman UAA →