Perbedaan YieldMax TSLA Option Income Strategy ETF dan Tyson Foods, Inc.: YieldMax TSLA Option Income Strategy ETF diperdagangkan di $22,45 (kapitalisasi pasar $697,51M), sedangkan Tyson Foods, Inc. diperdagangkan di $53,43 (kapitalisasi pasar $18,41B). Perbedaan utamanya: YieldMax TSLA Option Income Strategy ETF jauh lebih besar — sekitar 37887561108,1× kapitalisasi pasar Tyson Foods, Inc., dan Tyson Foods, Inc. membagikan dividen 3,9%, sedangkan YieldMax TSLA Option Income Strategy ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan YieldMax TSLA Option Income Strategy ETF selama 43 Hari dan Tyson Foods, Inc. selama 76 Hari.
| TSLY | TSN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $697,51M | $18,41B |
Volume | 338.271 | 3.757.599 |
Sektor | Income / Options Overlay | Consumer Staples |
Tertinggi 52 Minggu | $43,35 | $68,75 |
Terendah 52 Minggu | $20,49 | $50,47 |
Rata-rata Waktu Simpan | 43 Hari | 76 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $25,68B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,9% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
TSLY diperdagangkan di $22.27, turun 1.46% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bullish dengan moving averages mendukung tren naik, namun osilator netral. ETF ini secara konsisten membagikan dividen mingguan, dengan pembayaran terbaru $0.22 pada 7 Oktober 2026. Berita terbaru fokus pada pengumuman distribusi rutin dari YieldMax, namun ada peringatan bahwa strategi opsi dapat membatasi potensi keuntungan saat saham Tesla naik.
Outlook TSLY ditandai dengan yield tinggi dari strategi opsi namun dengan risiko kehilangan modal saat underlying asset (Tesla) mengalami apresiasi signifikan. Risiko utama termasuk volatilitas Tesla yang menurun yang dapat mengurangi pendapatan opsi, serta underperformance relatif terhadap saham Tesla sendiri. Investor mencari pendapatan mungkin tertarik, namun pertumbuhan modal terbatas.
Saham TSN diperdagangkan di $52.34 dengan kenaikan 1.24% hari ini, menunjukkan momentum positif setelah mencapai level terendah 52-minggu baru-baru ini. Valuasi menarik dengan P/S 0.33x dan P/B 1.02x, namun margin laba bersih tipis di 1.03%. Analis mayoritas merekomendasikan beli (53%) dengan target harga konsensus $65.40, meskipun terdapat tekanan pada bisnis daging sapi dan investigasi hukum yang sedang berlangsung.
Outlook jangka menengah positif dengan potensi apresiasi 25% menuju target analis, didukung valuasi yang masuk akal dan momentum earnings yang membaik. Risiko utama meliputi tekanan margin dari bisnis daging sapi yang merugi, investigasi sekuritas, dan volatilitas harga komoditas yang dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
TSLY adalah ETF yang dikelola secara aktif yang berupaya memberikan pendapatan bulanan tinggi dengan menerapkan strategi 'synthetic covered call' pada Tesla, Inc. (TSLA). ETF ini tidak memiliki saham Tesla secara langsung; melainkan menggunakan kombinasi opsi call dan put untuk mensimulasikan eksposur jangka panjang sambil secara bersamaan menjual opsi call untuk mengumpulkan premi. Instrumen ini dirancang bagi investor yang berfokus pada pendapatan yang bersedia menukar potensi kenaikan harga TSLA dengan imbal hasil yang agresif dan segera.
Selengkapnya di halaman TSLY →Tyson Foods adalah produsen ayam dan daging sapi olahan terbesar di AS. Ini juga merupakan produsen besar daging babi olahan dan produk berbasis protein dengan merek Jimmy Dean, Hillshire Farm, Ball Park, Sara Lee, Aidells, State Fair, dan Raised & Rooted, untuk beberapa nama. Tyson menjual 81% produknya melalui berbagai saluran AS, termasuk pengecer (47% pada tahun fiskal 2021), layanan makanan (32%), dan perusahaan industri dan makanan kemasan lainnya (10%). Selain itu, 11% pendapatan perusahaan ini berasal dari ekspor ke Kanada, Meksiko, Brasil, Eropa, China, dan Jepang.
Selengkapnya di halaman TSN →