Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB) vs Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON)

Solusi Bangun Indonesia Tbk.Trading
Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Solusi Bangun Indonesia Tbk. dan Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.: Solusi Bangun Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp775 (kapitalisasi pasar 6,99 T), sedangkan Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. diperdagangkan di Rp100 (kapitalisasi pasar 298,08 M, volume 24 jam 16,25 jt). Perbedaan utamanya: Solusi Bangun Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 23,5× kapitalisasi pasar Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SMCBTRON
Kapitalisasi Pasar
6,99 T298,08 M
Volume
16,25 jt
Lot
162,51 rb
Perputaran
1,6 M
Harga Rata-rata
98,17
Nilai Transaksi
1,6 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
100
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,79 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMCB
Lihat detail
TRON
Lihat detail

Tentang Solusi Bangun Indonesia Tbk.

PT Holcim Indonesia Tbk (the Company) was originally a joint venture between a subsidiary of Kaiser Cement and Gypsum Corp. and PT Semen Gresik. Founded in 1971, the company owns a factory in Narogong, West Java, with an annual capacity of 3 million tons. The Company changed its foreign capital investment status (PMA) to domestic capital investment (PMDN) based on the approval from Chairman of Capital Investment Coordinating Board No. 17/V/1988 dated November 19, 1988. Effective January 1, 2006, the Company changed its name from PT Semen Cibinong Tbk. to PT Holcim Indonesia Tbk.

Selengkapnya di halaman SMCB

Tentang Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.

PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (formerly PT Damai Harapan Sentosa) (the Entity) wasestablished based on Notarial Deed No. 25 dated January 7, 2011 of Tjoa Karina Juwita SH., Notaryin Jakarta. The Entity started its commercial operations in 2015. PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk is the parent entity, whereas David Santoso is the ultimate beneficial owner starting from 2020.

Selengkapnya di halaman TRON