Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB) vs Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG)

Solusi Bangun Indonesia Tbk.Trading
Triputra Agro Persada Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Solusi Bangun Indonesia Tbk. dan Triputra Agro Persada Tbk.: Solusi Bangun Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp775 (kapitalisasi pasar 6,99 T), sedangkan Triputra Agro Persada Tbk. diperdagangkan di Rp2.270 (kapitalisasi pasar 44,67 T, volume 24 jam 12,99 jt). Perbedaan utamanya: Triputra Agro Persada Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar Solusi Bangun Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SMCBTAPG
Kapitalisasi Pasar
6,99 T44,67 T
Volume
12,99 jt
Lot
129,93 rb
Perputaran
29,27 M
Harga Rata-rata
2.252,84
Nilai Transaksi
29,27 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.270
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,05 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMCB
Lihat detail
TAPG
Lihat detail

Tentang Solusi Bangun Indonesia Tbk.

PT Holcim Indonesia Tbk (the Company) was originally a joint venture between a subsidiary of Kaiser Cement and Gypsum Corp. and PT Semen Gresik. Founded in 1971, the company owns a factory in Narogong, West Java, with an annual capacity of 3 million tons. The Company changed its foreign capital investment status (PMA) to domestic capital investment (PMDN) based on the approval from Chairman of Capital Investment Coordinating Board No. 17/V/1988 dated November 19, 1988. Effective January 1, 2006, the Company changed its name from PT Semen Cibinong Tbk. to PT Holcim Indonesia Tbk.

Selengkapnya di halaman SMCB

Tentang Triputra Agro Persada Tbk.

PT Triputra Agro Persada Tbk (the Company) was established under the name of PT Alam Permata Indah based on Notarial Deed No. 4 of Ir. Rusli, S.H., dated January 24, 2005. In 2005, the Company through its Subsidiaries carried out trading business activities, development, industry and agriculture by acquiring PT Brahma Binabakti and PT Kirana Sekernan which is engaged in oil palm plantations, the palm oil processing industry and rubber plantation.

Selengkapnya di halaman TAPG